
Shin Tae-Yong saat pertandingan Persija melawan Persib Bandung pada pertandingan Super League di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (12/9/2026).Persija Jakarta mengawali Super League 2026/2027 dengan enam poin dari dua laga melawan Borneo FC dan Persib Bandung. Shin Tae-yong meminta anak asuhnya menjaga konsistensi dan tidak cepat puas. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Persija Jakarta mengawali Super League 2026/2027 dengan hasil sempurna. Macan Kemayoran meraih dua kemenangan beruntun saat menghadapi Borneo FC Samarinda dan Persib Bandung.
Persija mengalahkan Borneo FC dengan skor 1-0 pada pekan pertama. Tim asuhan Shin Tae-yong kemudian kembali meraih kemenangan penting setelah menundukkan Persib Bandung 2-1 pada pekan kedua.
Enam poin dari dua pertandingan tersebut menjadi modal positif bagi Persija. Terlebih, seluruh poin diraih setelah melewati dua pertandingan yang mempertemukan mereka dengan tim yang memiliki kualitas dan target besar pada musim ini.
Shin Tae-yong menilai dua kemenangan tersebut sangat penting bagi perjalanan Persija. Menurutnya, hasil positif melawan Borneo FC dan Persib memberikan tambahan kepercayaan diri kepada para pemain.
“Sangat penting dan memberikan hasil luar biasa karena diraih saat melawan tim-tim kuat. Hal ini akan sangat membantu perjalanan tim ke depannya,” kata Shin Tae-yong.
Meski demikian, pelatih asal Korea Selatan itu tidak ingin anak asuhnya cepat puas. Dua kemenangan awal baru menjadi bagian kecil dari perjalanan Persija di kompetisi yang masih panjang.
Shin meminta para pemain mempertahankan standar permainan dan semangat yang sudah ditunjukkan dalam dua laga pertama. Konsistensi menjadi hal penting agar start positif tersebut dapat terus berlanjut.
Menurut Shin, ada tiga fondasi yang membuat Persija mampu mengatasi Borneo FC dan Persib. Ketiganya adalah kemauan kuat untuk menang, kebersamaan sebagai sebuah tim, serta mental pantang menyerah hingga pertandingan berakhir.
“Kemauan yang kuat untuk menang, bermain sebagai satu kesatuan, dan tidak menyerah hingga akhir pertandingan, bahkan sampai ada pemain yang kram karena kelelahan berlari,” tutur pelatih berusia 57 tahun tersebut.
Pesan tersebut menjadi pengingat bagi skuad Macan Kemayoran untuk mempertahankan rasa lapar yang sama pada pertandingan berikutnya. Persija tidak ingin kehilangan fokus hanya karena mampu mengawali musim dengan enam poin.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022