
John Herdman diprediksi mengandalkan formasi 3-4-3 saat Timnas Indonesia menghadapi Kamboja pada laga perdana Grup A Piala AFF 2026 di Stadion Pakansari. (Instagram @timnasindonesia)
JawaPos.com - Timnas Indonesia akan memulai perjuangan di Piala AFF 2026 dengan menghadapi Kamboja pada matchday kedua Grup A. Laga digelar di Stadion Pakansari, Bogor, Senin (27/7) pukul 20.30 WIB.
Pertandingan ini menjadi kesempatan pertama bagi pelatih John Herdman membuktikan racikan taktiknya setelah hampir tiga pekan memimpin pemusatan latihan skuad Garuda di Bali. Berbeda dengan Indonesia yang baru memainkan pertandingan pertama, Kamboja sudah lebih dulu merasakan atmosfer turnamen saat menghadapi Singapura.
Kondisi itu membuat tim tamu memiliki sedikit keuntungan dari sisi adaptasi, tetapi kualitas materi pemain Timnas Indonesia tetap lebih diunggulkan.
Baca Juga:Transfer Chelsea Terhambat, Rayo Vallecano Tetap Kukuh Pertahankan Harga Pep Chavarria Rp 660 Miliar
John Herdman telah menetapkan 26 pemain yang masuk skuad final Piala AFF 2026. Jumlah tersebut dipilih dari 50 pemain yang sebelumnya mengikuti pemusatan latihan di Bali sejak awal Juli.
"Setiap pertandingan kami harus menyebutkan 23 orang tapi saya mempertahankan 26 pemain dalam roster (daftar pemain)," kata John Herdman di sela pemusatan latihan di Bali United Training Center, Kabupaten Gianyar, Bali.
Pelatih asal Inggris itu memang belum mengungkap siapa saja yang akan menjadi starter pada laga melawan Kamboja. Namun, berdasar pola permainan selama FIFA Matchday dan uji coba, Herdman diperkirakan tetap mengandalkan formasi 3-4-3 yang menjadi ciri khasnya.
Selama pemusatan latihan, Herdman menilai perkembangan para pemain berlangsung cukup positif. Dia mengaku mulai melihat penerapan taktik yang diinginkan ketika Timnas Indonesia menjalani laga uji coba tertutup melawan Bali United.
Skuad Garuda berhasil menang 3-0 pada pertandingan tersebut. Meski demikian, Herdman menegaskan hasil akhir bukan fokus utama selama masa persiapan.
"Hasil (menang 3-0) itu tidak terlalu penting. Yang penting adalah prosesnya. Melihat mereka mendapatkan menit bermain dan yang lebih penting lagi, melihat taktikal yang mulai muncul, melawan lawan yang bagus. Secara keseluruan, kami sudah melihat kemajuan," ujarnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Armenia vs Latvia di Liga Nations UEFA: Sarkanbaltsarkanie Paksa Tuan Rumah Imbang
Prediksi Skor Montenegro vs Siprus di Liga Nations UEFA: Duel Sengit Rawan Imbang di Pod Goricom
Prediksi Skor Polandia vs Bosnia-Herzegovina di Liga Nations UEFA: Zmajevi Siap Kejutkan Tuan Rumah
Guruh Soekarnoputra Meninggal, Ini Daftar Anak Soekarno yang Masih Hidup dan Sudah Tiada
Guruh Soekarnoputra dalam Kondisi Kritis, Dirawat Intensif di RS Siloam Semanggi
Bikin Geger Lagi, 244 Siswa Hingga Guru di Batang Tumbang Usai Santap MBG
Prediksi Skor Georgia vs Irlandia Utara di Liga Nations UEFA: Jvarosnebi Pesta Gol di Kandang
Prediksi Skor Slovakia vs Moldova di Liga Nations UEFA: Sokoli Borong Gol di Futbal Tatran Aréna
Prediksi Skor Bangladesh vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Harimau Malaya Curi Kemenangan
Prediksi Skor Albania vs Belarus di Liga Nations UEFA: Kuq e Zinjtë Menang Tipis Hadapi Tim Tamu

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022