Prediksi susunan pemain Persebaya Surabaya saat menghadapi PSIS Semarang dalam 99th Anniversary Game di Stadion Gelora Bung Tomo dengan Alex Martins diproyeksikan memimpin lini depan. (Persebaya)
JawaPos.com - Persebaya Surabaya diprediksi menurunkan komposisi terbaik saat menghadapi PSIS Semarang dalam 99th Anniversary Game di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (19/7). Alex Martins berpeluang menjalani debut sebagai ujung tombak utama, didukung Francisco Rivera dan Miguel Pereira, dalam laga yang menjadi ajang mengukur kesiapan Green Force sebelum super league 2026/2027 dimulai.
Pelatih Bernardo Tavares diperkirakan menurunkan susunan pemain yang mendekati komposisi utama meski laga melawan PSIS Semarang masih berstatus pertandingan pramusim. Kesempatan ini akan dimanfaatkan untuk menguji hasil latihan yang telah dijalani skuad selama sepekan terakhir.
Di bawah mistar gawang, Ernando Ari diprediksi tetap menjadi pilihan utama. Sementara lini belakang kemungkinan diisi Arief Catur Pamungkas, Risto Mitrevski, Yuran Fernandes, dan Jefferson Silva untuk membangun organisasi pertahanan yang solid.
Di sektor tengah, Diogo Ramalho dan Rachmat Irianto diproyeksikan menjadi penyeimbang permainan. Keduanya akan menopang Francisco Rivera yang dipercaya menjalankan peran sebagai gelandang serang sekaligus penghubung lini tengah dan depan.
Lini depan menjadi sorotan karena Alex Martins berpeluang menjalani laga perdananya bersama Green Force. Penyerang anyar itu diprediksi ditemani Miguel Pereira dan Malik Risaldi untuk membentuk trisula yang diharapkan mampu menghadirkan ancaman sejak menit awal.
Kiper: Ernando Ari
Bek: Arief Catur Pamungkas, Risto Mitrevski, Yuran Fernandes, Jefferson Silva
Gelandang: Diogo Ramalho, Rachmat Irianto, Francisco Rivera
Striker: Miguel Pereira, Alex Martins, Malik Risaldi
Baca Juga: MilkLife Athletics Challenge Seri 1 2026, Panggung Menuju Pelatnas, Perluas Jalur Pembinaan Atletik
Bagi Bernardo Tavares, pertandingan melawan PSIS Semarang bukan sekadar bagian dari perayaan ulang tahun ke-99 Persebaya Surabaya. Laga ini menjadi tolok ukur untuk melihat perkembangan tim setelah menjalani berbagai program latihan menjelang musim baru.
Pelatih asal Portugal itu menegaskan pertandingan memberikan gambaran berbeda dibanding sesi latihan. Dia ingin memastikan seluruh pemain mampu menerapkan prinsip permainan yang selama ini terus diasah.
"Latihan dan pertandingan adalah dua hal yang berbeda. Dalam pertandingan kami ingin melihat penerapan prinsip-prinsip taktik yang selama ini kami latih, mulai dari transisi menyerang, transisi bertahan, organisasi permainan hingga reaksi pemain ketika kehilangan atau menguasai bola," ucap Bernardo Tavares dalam konferensi pers, Sabtu (18/7).

Menurut Psikologi, Orang yang Tidak Pernah Mengunggah Foto Dirinya di Media Sosial Kerap Kali Memiliki 8 Sifat Mengejutkan Ini
Taruhan 3 Hektar Kebun Sawit Rp 420 Juta demi Final Spanyol vs Argentina Viral, Vincent jadi Saksi
Sarwendah Dikabarkan Hengkang dari Rumah Cilandak, Begini Komentar Pihak Ruben Onsu
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Atlet Golf Putri Indonesia Diduga Diculik, Sedang Rayakan Ultah Nenek di Restoran Tiba-tiba Disergap 5 Pria
Menlu Iran Ungkap Dugaan Kebocoran Intelijen di Jantung Kekuasaan, Serangan yang Tewaskan Khamenei Dinilai Sudah Diketahui Musuh
Hotman Paris Sampaikan Permintaan Maaf usai Diduga Hina Wartawan "Lu punya otak enggak sih?"
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Polisi Periksa Saksi dan CCTV, Ungkap Dugaan Penculikan Atlet Golf Putri Indonesia Jesslyn Wijaya
