Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 23 Juni 2026 | 20.32 WIB

Shin Tae-yong Spill 2 Profesi Alternatif Jika Tidak jadi Pelatih Sepak Bola

Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong. (Dery Ridwansah/JawaPos.com) - Image

Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong. (Dery Ridwansah/JawaPos.com)

JawaPos.com - Shin Tae-yong punya rekam jejak mentereng sebagai pelatih sepak bola. Namun, pernahkan terpikir profesi apa yang akan dijalaninya jika dulu gagal meniti karier sebagai pelatih?

Secara blak-blakan, Shin Tae-yong mengungkapkan akan menjadi atlet tenis meja. Dia sendiri juga diketahui memiliki hobi bermain golf, tapi olahraga tersebut tidak ditekuni sejak kecil.

“Mungkin jadi atlet tenis meja. Karena memang saya sangat pandai bermain tenis meja. Itu mungkin yang saya lakukan jika tidak bekerja di sepak bola,” kata Shin Tae-yong dalam kanal YouTube Persija TV, dikutip Sabtu (20/6/2026).

“Bisa saja jadi atlet golf, tapi karena saya berasal dari daerah pedesaan, jadi tidak ada lapangan golf di sana,” sambungnya.

Shin Tae-yong tidak berpikir bisa menjadi sebagai atlet golf karena minimnya infrastruktur di desanya. Karena itu, ia menyebut akan menjadi atlet tenis meja jika tidak berprofesi sebagai pelatih. Dia bahkan cukup percaya diri bisa menjadi atlet yang sukses karena kemampuannya dalam menepok bola pingpong.

“Jadi saya tidak pernah berpikir untuk saya bisa menjadi pegolf profesional. Jadi mungkin saya akan menjadi pemain tenis meja, saya pikir itu mungkin saja berhasil,” ungkap Shin Tae-yong.

Kiprah Shin Tae-yong di dunia kepelatihan sudah tidak perlu diragukan lagi. Namanya melejit ketika menukangi Timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 Rusia.

Shin Tae-yong menyedot perhatian dunia karena berhasil membawa Timnas Korea Selatan menang atas Jerman dengan skor 2-0 di fase grup. Kemenangan tersebut juga sekaligus mencetak sejarah karena berhasil menyingkirkan Jerman yang saat itu berstatus sebagai juara bertahan.

Kemudian Shin Tae-yong menjelma menjadi figur yang dicintai publik Tanah Air. Pelatih asal Korea Selatan itu sukses membawa Timnas Indonesia mencetak beragam sejarah selama menjabat kurang lebih lima tahun lamanya. Warisan terbesarnya adalah meloloskan tiga kelompok usia Timnas Indonesia ke putaran final Piala Asia, yakni U-20, U-23, dan senior.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore