
Pemain Persijap Jepara, Rendi Saepul (21) saat melakukan selebrasi usai membobol gawang Semen Padang. (Dok ILeague)
JawaPos.com - Perebutan gelar juara Super League 2025/2026 memasuki titik paling menentukan. Persib Bandung dan Borneo FC kini sama-sama mengoleksi 75 poin dari 32 pertandingan. Namun, di tengah persaingan dua raksasa itu, muncul satu tim yang berpotensi menjadi pengubah arah juara: Persijap Jepara.
Klub promosi berjuluk Laskar Kalinyamat itu mendadak berada di pusat perhatian setelah dipastikan lolos dari degradasi dan bakal menghadapi dua kandidat juara secara beruntun pada dua laga terakhir musim ini. Persijap dijadwalkan menjamu Borneo FC pada 17 Mei, lalu menutup musim dengan menghadapi Persib Bandung pada 23 Mei.
Situasi tersebut membuat Persijap berada dalam posisi strategis sebagai “penentu nasib” perebutan trofi liga musim ini.
Untuk sementara, Persib masih memimpin klasemen karena unggul head to head atas Borneo FC. Namun, keunggulan itu belum menjamin jalan mulus menuju gelar. Kedua tim masih berpotensi terpeleset, terutama saat menghadapi Persijap yang justru tampil tanpa tekanan.
Kondisi itu dinilai menjadi ancaman tersendiri. Sebab, tim yang sudah aman dari degradasi sering kali tampil lebih lepas dan sulit diprediksi. Meski hanya berstatus tim promosi dan satu-satunya wakil kabupaten di kasta tertinggi sepak bola nasional, performa Persijap dalam beberapa pekan terakhir menunjukkan peningkatan signifikan.
Mereka mulai merepotkan tim-tim papan atas dan tak lagi dipandang sebagai lawan pelengkap.
Persijap bahkan pernah memberi pukulan langsung kepada Persib pada pertemuan putaran pertama. Saat itu, Laskar Kalinyamat menang lewat gol Carlos Franca dan Abdallah Sudi, sementara Persib hanya mampu membalas satu gol melalui Uilliam Barros. Hasil tersebut menjadi alarm bahwa perjalanan Persib maupun Borneo FC menuju tangga juara tidak akan mudah.
Di sisi lain, Borneo FC datang ke dua laga terakhir dengan target mutlak: menyapu bersih enam poin. Pesut Etam sadar peluang juara hanya terbuka jika mampu memenangkan seluruh pertandingan tersisa tanpa bergantung pada hasil Persib.
Manajer tim Borneo FC, Dandri Dauri, mengatakan kondisi skuad dalam situasi positif menjelang laga kontra Persijap. Tim disebut menikmati latihan dengan suasana penuh percaya diri setelah kemenangan atas Bali United.
“Saat ini kondisi pemain sangat baik. Mereka enjoy menikmati latihan tanpa mengesampingkan fokus dan konsentrasi menghadapi Persijap Jepara,” ujar Dandri dikutip dari Samarinda Pos, Jumat (15/5). Menurut dia, kemenangan pada laga sebelumnya menjadi suntikan moral penting. Namun, Borneo FC tetap diminta tidak memandang remeh Persijap yang sedang berada dalam tren positif.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022