
Striker Malut United David da Silva memimpin bursa top skor Super Leagua musim ini. Ia bisa jadi top skor tertua Liga Indonesia. (Dok.Malut United)
JawaPos.com — “Gundul bukan sembarang gundul!” celetuk komentator Super League, Rendra Soedjono, saat mendampingi jalannya laga Malut United kontra Persis Solo di Stadion Jatidiri, Semarang, pekan lalu (2/5).
Sosok “gundul” yang dimaksud tak lain adalah David da Silva, bomber Malut United yang tampil gemilang dengan torehan hattrick. Aksinya menjadi kunci kebangkitan timnya hingga sukses membalikkan keadaan dan menutup laga dengan kemenangan.
Disela-sela panasnya pertarungan klasik Persija Jakarta kontra Persib Bandung, catatan individu David da Silva menghadirkan warna tersendiri dalam sejarah panjang El Clasico Indonesia.
Saat didatangkan Malut United pada musim ini, David da Silva sempat diragukan. Penyerang asal Brasil itu dinilai sudah melewati masa emasnya lantaran bergabung di usia yang hampir menginjak 36 tahun.
Namun anggapan tersebut justru terpatahkan di lapangan. Hingga menyisakan dua pertandingan, ia kokoh di puncak daftar pencetak gol dengan koleksi 22 gol, unggul enam gol dari Alex Martins (Dewa United), dan nyaris pasti menyabet gelar top skor musim ini.
Bagi Da Silva, pencapaian itu memiliki makna tersendiri. “Ini cara saya menjawab keraguan soal usia. Saya membuktikan bahwa usia hanyalah angka,” ujarnya, dirilis situs resmi I.League.
David da Silva sempat memecahkan rekor gol Ilija Spasojevic pada musim 2023/2024 lewat dua gol ke gawang Persija Jakarta saat masih berseragam Persib Bandung.
Gol tersebut menjadi penanda koleksi 85 golnya di era Super League kala itu, menjadikannya striker paling tajam dalam sejarah kompetisi.
Momen itu terjadi dalam laga sarat tensi tinggi yang mempertemukan dua rival klasik sepak bola Indonesia.
Rekor yang sebelumnya bertahan cukup lama akhirnya runtuh, sekaligus menegaskan konsistensi David da Silva sebagai predator di kotak penalti.
Keberhasilan tersebut bukan sekadar angka, melainkan bukti ketajaman yang terjaga lintas musim. Bahkan hingga Super League 2025/2026, ia masih mampu mencetak 22 gol dari 30 pertandingan meski usianya sudah menginjak 36 tahun.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Prediksi Skor Viktoria Plzen vs Union SG di Liga Europa: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Susunan Pemain Manchester City vs Norwich: Maresca Rotasi Skuad
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin
Prediksi Skor Real Sociedad vs Bournemouth di Liga Europa: Txuri-urdin Bakal Kesulitan Redam Lawan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022