Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Mei 2026 | 14.19 WIB

Muhammad Riyandi Bongkar Kelemahan Persis Solo! Persebaya Surabaya Wajib Manfaatkan Bola Mati

Muhammad Riyandi siap redam Persebaya Surabaya saat tandang ke markas Persis Solo dalam laga krusial di Stadion Manahan. (Persis) - Image

Muhammad Riyandi siap redam Persebaya Surabaya saat tandang ke markas Persis Solo dalam laga krusial di Stadion Manahan. (Persis)

JawaPos.comPersebaya Surabaya menghadapi peluang besar mencuri poin saat bertandang ke markas Persis Solo di Stadion Manahan, Solo, Sabtu (9/5). Kiper lawan Muhammad Riyandi mengungkap kelemahan timnya dalam mengantisipasi set piece yang sudah berulang kali berujung gol. Momentum ini bisa berdampak langsung pada peluang kemenangan Green Force.

Laga pekan ke-32 Super League 2025/2026 ini menjadi krusial bagi Persebaya Surabaya yang sedang dalam tren positif. Sebaliknya, Persis Solo justru datang dengan catatan buruk usai kebobolan lima gol di laga terakhir.

Bola Mati Jadi Titik Lemah Persis Solo

Kelemahan utama Persis Solo terletak pada situasi bola mati yang gagal mereka antisipasi dengan baik. Hal ini diakui langsung oleh kiper mereka setelah kekalahan telak 5-2 dari Malut United.

”Ada beberapa kesalahan yang kita buat terutama di set piece lawan yang seharusnya kita bisa antisipasi. Tapi yah ini lah sepak bola akan jadi evaluasi bagi kita, banyak gol tercipta dari set piece dan akan kita perbaiki,” ungkap Muhammad Riyandi.

Pernyataan itu bukan sekadar formalitas usai laga, tetapi cerminan masalah nyata dalam organisasi pertahanan. Dalam pertandingan tersebut, banyak gol lahir dari situasi bola mati yang seharusnya bisa diantisipasi dengan marking ketat.

Jika melihat tren, kelemahan ini bukan hal baru bagi Persis Solo. Dalam beberapa laga terakhir, mereka kerap kehilangan fokus saat menghadapi tendangan sudut maupun free kick, terutama di menit-menit krusial.

Ketajaman Persebaya Surabaya dalam Situasi Set Piece

Persebaya Surabaya justru memiliki statistik yang cukup menjanjikan untuk memanfaatkan celah tersebut. Dari total 31 pertandingan, mereka mencetak rata-rata 1,6 gol per laga dengan konversi peluang mencapai 13 persen.

Selain itu, Green Force juga mencatat 5 gol dari 6 kesempatan penalti yang didapatkan musim ini. Ini menunjukkan efektivitas mereka dalam memanfaatkan peluang bola mati yang bernilai tinggi.

Dari sisi kreasi peluang, Persebaya mencatat 5,7 tendangan sudut dan 2,7 free kick per pertandingan. Angka ini cukup tinggi dan membuka peluang besar untuk mengeksploitasi kelemahan Persis Solo.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore