Kiper PSIS Mario Londok. (Istimewa)
JawaPos.com–PSIS Semarang harus menghadapi situasi yang tidak ideal jelang laga penting melawan Persipura Jayapura. Laga lanjutan Pegadaian Championship digelar di Stadion Lukas Enembe, Jayapura pada Sabtu (18/4) kick off pukul 17.00 WIB.
Tim berjuluk Laskar Mahesa Jenar dipastikan tidak akan diperkuat kiper utama mereka, Mario Londok, yang tengah mengalami cedera saat bermain imbang 3-3 melawan tuan rumah Persiku Kudus Sabtu (11/4).
Absennya Londok menjadi pukulan tersendiri bagi PSIS. Sejak didatangkan di pertengahan musim, penjaga gawang berusia 28 tahun itu langsung menjadi pilihan utama di bawah mistar. Konsistensinya dalam beberapa pertandingan terakhir membuat lini pertahanan PSIS relatif lebih stabil dibanding sebelumnya.
Namun, cedera bahu yang dialaminya saat pertandingan sebelumnya memaksanya menepi. Insiden benturan keras di area kotak penalti membuat kondisinya belum memungkinkan untuk kembali tampil dalam waktu dekat.
Tim pelatih pun memilih untuk tidak mengambil risiko dengan memaksakan sang pemain turun di laga tandang kali ini. Sebagai gantinya, PSIS kini mengandalkan Rizky Darmawan. Kiper yang sebelumnya sempat absen karena sanksi itu kini berada dalam kondisi siap bermain.
Dia menjadi opsi utama untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Londok dalam laga yang diprediksi berlangsung ketat. Rizky bukan sosok asing di skuad PSIS. Pengalamannya bermain di kasta tertinggi sepakbola Indonesia menjadi modal penting, terutama dalam menghadapi tekanan bermain di kandang lawan.
Laga tandang ke Papua dikenal tidak mudah, baik dari sisi atmosfer maupun tekanan suporter tuan rumah. Pertandingan melawan Persipura menjadi salah satu laga krusial bagi PSIS.
Posisi tim di klasemen masih belum sepenuhnya aman, sehingga tambahan poin sangat dibutuhkan untuk menjaga peluang bertahan di kompetisi. Setiap pertandingan di sisa musim kini memiliki nilai yang sangat penting.
Dengan kondisi tersebut, peran penjaga gawang menjadi sorotan utama. Rizky dituntut mampu tampil solid dan menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan.
Kesalahan kecil di bawah mistar bisa berdampak besar terhadap hasil akhir, terutama dalam laga tandang yang penuh tekanan. Selain faktor kiper, PSIS juga perlu memperbaiki koordinasi lini belakang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Susunan Pemain Denmark vs Portugal: Ruben Dias Siap Bawa Pulang Kemenangan
Prediksi Skor Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Dardanet Berpeluang Menang Tipis
Prediksi Skor Irlandia vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Curi Poin
Alyssa Daguise Sedih Wajah Baby Soso Terekspos ke Publik
Prediksi Skor Vietnam vs Pakistan di FIFA ASEAN Cup: Golden Star Warriors Lumat Habis Shaheens
Injury Time Timnas Indonesia vs Bangladesh Jadi 7 Menit, John Herdman Beri Penjelasan
Prediksi Skor Polandia vs Rumania di Liga Nations UEFA: Biało-czerwoni Berburu Kemenangan
Fakta Sebenarnya Soal Hubungan Ashanty dengan Azriel Hermansyah
Prediksi Israel vs Kosovo di UEFA Nations League: Duel Ketat, Tim Tamu Berpeluang Menang
Gelar Pertemuan, BEM UI, SEMA UGM, dan KM ITB Sepakat Gelar Aksi Besar dalam Waktu Dekat

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022