
Dewa United siapkan strategi lawan Malut United. (Istimewa)
JawaPos.com–Dewa United datang ke Ternate dengan satu tujuan jelas mencuri poin dari kandang Malut United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025/26.
Laga yang digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Minggu (12/4), diprediksi tidak akan mudah, terutama dengan kekuatan tuan rumah yang dikenal solid saat bermain di depan pendukungnya. Meski membawa modal kemenangan dari pertandingan sebelumnya, pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, justru tidak sepenuhnya puas.
Dia menilai performa tim saat menghadapi PSIM masih menyisakan banyak catatan penting, khususnya dalam hal kesalahan mendasar yang seharusnya tidak terjadi. Riekerink dikutip dari ileague.id menegaskan bahwa dirinya sudah menunjukkan berbagai kekurangan tersebut kepada para pemain.
Menurut dia, kesalahan yang muncul bukan hal baru, tetapi justru hal-hal yang sebelumnya sudah bisa dihindari tim. Dia pun mengingatkan bahwa jika kesalahan serupa kembali terjadi dalam sisa delapan pertandingan musim ini, peluang Dewa United untuk meraih hasil maksimal bisa semakin kecil. Karena itu, dia menuntut adanya perubahan nyata saat menghadapi Malut United.
Selain faktor performa, Dewa United juga harus menghadapi situasi tanpa salah satu bek andalannya, Nick Kuipers, yang absen akibat akumulasi kartu. Kehilangan ini tentu menjadi tantangan tersendiri di lini belakang.
Namun, Riekerink tidak terlalu khawatir. Ia menyebut timnya memiliki beberapa opsi pemain yang siap mengisi kekosongan tersebut. Wahyu Prasetyo dan Lowe menjadi alternatif yang dipertimbangkan, bahkan tidak menutup kemungkinan adanya perubahan skema permainan.
Di sisi lain, kondisi tim mulai membaik setelah sebelumnya sempat dihantam badai cedera. Kembalinya beberapa pemain memberikan tambahan tenaga sekaligus variasi dalam strategi yang bisa diterapkan.
Pertandingan ini menjadi sangat penting bagi Dewa United dalam upaya memperbaiki posisi di klasemen. Target finis di enam besar masih terbuka, bahkan peluang untuk naik lebih tinggi tetap dijaga selama konsistensi bisa diperbaiki.
Menghadapi Malut United di kandangnya sendiri jelas bukan perkara mudah. Atmosfer stadion dan tekanan dari suporter tuan rumah dipastikan menjadi tantangan tambahan.
Sudahkah Anda mengikuti channel whatsapp kami?
Jadilah pembaca setia, gabung sekarang juga di channel kami!

Jafar dan Adnan Diduga Terlibat Match Fixing, PBSI Langsung Ubah Komposisi Ganda Campuran
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Duel Tim Kelelahan!
Prediksi Skor Persija Jakarta vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Macan Kemayoran Diunggulkan!
Profil Jafar Hidayatullah dan Adnan Maulana: Diduga Match Fixing, Dicoret PBSI dari Kejuaraan Dunia
Prediksi Skor Persib vs Persebaya di Final Piala Presiden 2026: Maung Bandung Favorit Juara
Aji Santoso Resmi Latih de Red FC, Klub Baru Jawa Timur Pilih Stadion Gelora 10 November Surabaya
Bertahun-Tahun Mogok Kerja, Tim 10 Pekerja Freeport Serahkan Tuntutan ke Said Iqbal
Jafar/Felisha dan Adnan/Indah Dicoret dari Kejuaraan Dunia, PBSI Buka Suara Soal Dugaan Match Fixing
Prediksi Skor Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026: Pembuktian Sihir John Herdman!
Profil Malik Bawazier, Suami Cut Keke yang Dilaporkan Kasus Perzinaan dan Kohabitasi
