
Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dan Pemain Timnas Indonesia Elkan Baggott tampil dalam konferensi pers jelang FIFA Series 2026, Kamis (26/3/2026). (Dery Ridwansah/JawaPos.com)
JawaPos.com-Satu hari lagi debut John Herdman sebagai juru taktik baru timnas Indonesia bakal ditonton jutaan orang. Laga perdananya ini akan hadir pada ajang FIFA Series 2026 ketika Indonesia menjamu Saint Kitt dan Nevis di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Jumat (27/3) malam.
Sejak diumumkan menjadi pelatih kepala timnas Indonesia dua bulan lalu, pria berkebangsaan Inggris itu sudah bergerak cepat, mulai menyapa penggawa Garuda, menonton laga-laga di kompetisi lokal, hingga berkelana untuk memantau mereka yang berkarier di Eropa.
Dua bulan berlalu, perihal debutnya hanya menghitung hari. Pertanyaannya, akan memakai formasi apa pelatih yang pernah mengantarkan timnas Kanada kembali berlaga di Piala Dunia 2022 setelah 36 tahun absen itu?
Memakai tiga bek atau empat bek, itu yang ada di kepala pencinta sepak bola Indonesia. Dua formasi ini menjadi pendekatan yang lekat di dua era pelatih Garuda sebelumnya, Shin Tae-yong (STY) dan Patrick Kluivert.
Kedua formasi ini memiliki perbedaan utama bagaimana sebuah tim menyerang dan bertahan. Biasanya, formasi tiga bek identik dengan pertahanan lebih rapat, yang cocok dengan permainan yang mengandalkan serangan balik.
Sementara dengan empat bek, sepak bola dengan penguasaan bola tinggi menjadi ciri khasnya, lebih stabil dalam menyerang dan bertahan.
Formasi empat bek disinyalir lebih gampang dipahami oleh pemain, termasuk mereka yang bermain di Eropa. Tetapi formasi ini juga terlihat kurang fit untuk para pemain Indonesia yang menonjol dalam hal kecepatan, namun relatif lemah dalam adu fisik.
Jika menilik perjalanan sebelumnya, formasi tiga bek mungkin cocok diterapkan untuk pemain Indonesia. Hal ini tak lepas dari permainan Indonesia di bawah asuhan STY, yang dengan formasi tiga bek di belakang, mampu bersaing di level Asia karena mencetak sejarah dengan lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan nyaris lolos ke Olimpiade 2024.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
