
Selebrasi pemain Persijap Alexis Gomez (kiri) usai menjebol gawang Persebaya. (Dok.Persijap)
JawaPos.com – PSIM Jogja akan menggelar laga kandang di matchweek ke-25 Super League 2025-2026. Duel lawan Persijap Jepara pada Rabu (11/3) malam di Stadion Sultan Agung, Bantul akan menjadi pertandingan pemungkas Laskar Mataram di bulan Ramadan ini.
PSIM untuk sementara berada di posisi yang lebih bagus ketimbang Persijap. Laskar Mataram nangkring di posisi kedelapan. Sedangkan Persijap ada di posisi ke-15.
Pada pertemuan pertama musim ini Desember lalu, kedua tim bermain imbang dengan skor 1-1 di Jepara. Tuan rumah unggul lebih dahulu sebelum kemudian PSIM menyamakan skor di akhir laga.
Jelang laga ini, PSIM tampil tanpa Fahreza Sudin yang mendapat kartu merah di laga sebelumnya lawan Semen Padang (4/3). Sedang Persijap tanpa pemain asing Jose Luis Espinosa Arroyo dan Wahyudi Hamisi.
“Persijap mereka membawa sekitar 10 pemain baru yang cukup berkualitas, termasuk dari Liga India dan Spanyol. Dalam tiga pertandingan terakhir mereka mampu mendapat lima poin. Jadi ini akan menjadi pertandingan yang sulit,” kata pelatih PSIM Jean-Paul van Gastel dikutip dari situs resmi liga.
Diakui Van Gastel performa Persijap perlahan meningkat sejak kedatangan pemain-pemain baru di putaran kedua. Pelatih asal Belanda itu menyebut PSIM harus mewaspadai kebangkitan Persijap.
Dikutip dari situs Flashscore, terlihat kalau Persija punya rapor yang lebih baik di putaran kedua. Dalam tujuh laga atau sejak pekan ke-18 sampai pekan ke-24, Laskar Kalinyamat mengemas tiga kemenangan, dua imbang, dan dua kalah.
Baca Juga:Persib Bandung Rajanya Penalti Super League! Persebaya Surabaya Hanya 5 Kali, Ini Daftar Lengkapnya!
Bandingkan dengan PSIM yang justru ngedrop di putaran kedua. Ramos Mingo dkk itu menuai sekali menang, empat imbang, dan dua kalah.
Lini belakang Persijap juga kian solid. Sejak putaran kedua, tim asuhan Mario Lemos itu mencatatkan empat clean sheet. Dalam tujuh laga di putaran kedua, gawang Persijap hanya kebobolan enam gol.
Sedangkan PSIM, dalam tujuh laganya di putaran kedua cuma dua kali clean sheet. Angka keboblan PSIM juga dua kali lebih banyak ketimbang Persijap, yaitu jebol 12 gol.
Namun untuk angka produktivitas, PSIM lebih baik dibandingkan Persijap untuk putaran kedua. Lini serang PSIM menghasilkan 10 gol dalam 7 laga. Sedangkan Persijap 6 gol dalam 7 laga.
Di sisi lain, pelatih Persijap Mario Lemos sudah menyiapkan opsi pengganti buat pemain yang absen. Pelatih asal Portugal itu berkata timnya siap melawan PSIM.
