Pemain PSM Makassar Luka Cumic. (Dok. PSM Makassar)
JawaPos.com - Luka Cumic akui PSM Makassar bermain buruk saat kalah dari Persebaya Surabaya di Super League pekan ke-23. Laga yang berakhir dengan skor tipis 0-1 tersebut dimainkan di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (25/2).
Di babak pertama, Luka Cumic menilai permainan PSM Makassar tidak begitu baik. Dan di babak kedua, PSM Makassar berusaha untuk mencetak gol. Di laga selanjutnya, penyerang asal Serbia tersebut menegaskan timnya akan lebih bekerja keras.
"Pelatih mengatakan segalanya. Kami tidak bermain bagus di babak pertama, kita membutuhkan lebih banyak energi dan tekanan yang lebih baik," ucap Luka Cumic setelah pertandingan yang dikutip dari akun Instagram PSM Makassar, Kamis (26/2).
Pada laga melawan Persebaya, Luka Cumic bermain sebagai starter. Namun, dia tidak bisa menunjukkan ketajamannya sebagai penyerang dengan hanya melepaskan satu tendangan yang tidak tepat sasaran.
Laga tersebut, menjadi kali pertama Cumic bermain sebagai starter setelah empat pertandingan sebelumnya selalu menjadi pemain pengganti. Namun, ketajaman dari penyerang 24 tahun tersebut belum terlihat karena sama sekali belum mencetak gol.
"Di babak kedua, kami mencoba untuk mencetak gol dan kita berusaha untuk memberikan 100 persen untuk pertandingan berikutnya dan mencoba untuk menang," sambung Luka.
Lini depan PSM memang terlihat tumpul saat menghadapi disiplinnya para pemain belakang Persebaya. Dilihat dari statistik pertandingan, Juku Eja punya lima tendangan dan hanya satu yang mengancam kiper Persebaya, Ernando Ari.
Sebenarnya, PSM Makassar sangat mengandalkan penguasaan bola saat menghadapi Persebaya. Mereka unggul 59 persen penguasaan bola dibanding tim tuan rumah yang hanya 41 persen. Namun, Green Force lebih efektif saat di kotak penalti dan kuat ketika bertahan.
Seperti yang dikatakan Luka Cumic, para pemain PSM Makassar akan mencoba memperbaiki kesalahannya dan berjuang di laga selanjutnya. Akankah hal tersebut terwujud saat menghadapi Persita Tangerang pada 2 Maret? Patut dinantikan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
