Persebaya Surabaya dan PSM Makassar siap berduel di Gelora Bung Tomo. (Persebaya)
JawaPos.com - Pertandingan antara Persebaya Surabaya dan PSM Makassar pada lanjutan BRI Super League 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo, Rabu (25/2/2026) malam, diprediksi berlangsung ketat dan penuh tensi.
Duel dua tim besar era perserikatan ini datang dalam momentum yang kurang ideal. Keduanya sama-sama sedang mencari jalan keluar dari tren negatif.
Persebaya sempat tampil meyakinkan dengan catatan 13 laga tanpa kekalahan. Namun dalam dua pertandingan terakhir, Green Force harus mengakui keunggulan Bhayangkara FC dan Persijap Jepara. Kekalahan itu sedikit menggerus kepercayaan diri skuad asuhan Bernardo Tavares.
Meski begitu, secara permainan Persebaya masih menunjukkan organisasi yang cukup rapi. Masalahnya ada pada kedalaman skuad. Absennya Toni Firmansyah dan Rachmat Irianto karena akumulasi kartu membuat lini tengah sedikit timpang.
Kondisi Malik Risaldi dan Bruno Paraiba yang belum sepenuhnya fit juga menambah pekerjaan rumah bagi tim pelatih. Harapan besar kini bertumpu pada Mihailo Perovic sebagai ujung tombak.
Di sisi lain, PSM Makassar datang dengan situasi yang tak kalah rumit. Dari 10 laga terakhir, mereka hanya sekali meraih kemenangan, yakni saat menghadapi PSBS Biak.
Performa yang inkonsisten membuat Juku Eja tercecer di papan bawah klasemen sementara.
Kehadiran Tomas Trucha memang memberi warna baru, tetapi belum sepenuhnya mengangkat performa tim.
Isu non-teknis seperti kabar keterlambatan gaji turut memengaruhi atmosfer ruang ganti. Secara permainan, PSM tidak lagi setangguh saat dikenal dengan pertahanan rapat di era sebelumnya.
Jika melihat komposisi pemain, Persebaya sedikit lebih unggul dalam kreativitas lini depan. Gali Freitas, Francisco Rivera, dan Bruno Moreira punya kemampuan menciptakan peluang dari berbagai situasi.
Sementara PSM mengandalkan pengalaman Yuran Fernandes di lini belakang serta pergerakan Alex Gomes di lini serang.
Secara taktik, Persebaya kemungkinan tetap memakai skema 4-2-3-1 dengan menekan sejak awal. PSM berpotensi bermain lebih pragmatis lewat formasi 4-3-3 yang fleksibel menjadi 4-5-1 saat bertahan.
Bermain di hadapan ribuan Bonek di Gelora Bung Tomo menjadi keuntungan tersendiri bagi tuan rumah.
Dukungan penuh suporter diyakini bisa menjadi suntikan moral tambahan.
Melihat kondisi kedua tim, laga diprediksi berjalan ketat dengan tempo sedang.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
