Perwakilan Southside bertemu dengan manajemen Persib sampaikan permohonan maaf. (Istimewa)
JawaPos.com–Perwakilan salah satu komunitas Bobotoh Persib Bandung Southside bertemu dengan manajemen Persib Bandung. Agenda utama pertemuan tersebut adalah menyampaikan permohonan maaf terkait aksi suporter yang memasuki lapangan saat pertandingan AFC Championship League 2 (ACL Two), Rabu (18/2).
Laga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api itu berakhir dengan kemenangan Persib 1-0. Namun hasil tersebut belum cukup membawa Maung Bandung melangkah ke babak delapan besar ACL Two. Secara agregat, Persib kalah 1-3 dari Ratchaburi.
Seusai pertandingan ACL Two Persib vs Ratchaburi, terjadi insiden pitch invasion di area tribun selatan. Sejumlah bobotoh turun ke lapangan sebagai bentuk kekecewaan terhadap keputusan wasit yang banyak merugikan tuan rumah.
Situasi sempat memanas, meski akhirnya dapat dikendalikan aparat keamanan dan panitia pelaksana. Melalui akun Instagram @ss68_organize, perwakilan Southside menyampaikan klarifikasi.
Dalam pernyataannya, mereka menegaskan bahwa aksi tersebut murni spontan dan tidak direncanakan sebelumnya. Disebutkan pula bahwa tindakan itu muncul sebagai respons atas apa yang dianggap sebagai ketidakadilan dari pihak pengadil di lapangan.
”Kejadian tersebut terjadi sebagai respons spontan. Namun demikian tidak membenarkan tindakan tersebut,” tulis pernyataan itu.
Southside juga mengungkapkan bahwa berbagai langkah penyelesaian sebenarnya telah dilakukan, meski tidak semuanya dapat dipublikasikan di media sosial. Tujuannya untuk meredam situasi dan menghindari potensi konflik horizontal yang bisa meluas di kalangan suporter.
Salah satu langkah konkret adalah pertemuan langsung antara salah satu pelaku yang melakukan aksi turun di lapangan yang bernama Sulis dan manajemen PT Persib Bandung Bermartabat. Dalam pertemuan tersebut, Sulis secara terbuka mengakui kesalahan serta menyampaikan permohonan maaf atas insiden yang terjadi di tribun selatan.
Pihak manajemen menerima permohonan maaf tersebut. Meski demikian, sanksi tetap diberikan berupa penutupan tribun Southside sebagai bentuk evaluasi dan tanggung jawab bersama.
Southside menyatakan menerima keputusan itu dengan lapang dada. Mereka menilai sanksi tersebut menjadi bahan introspeksi demi kebaikan komunitas ke depan, termasuk bagi generasi suporter berikutnya.
”Tanpa sedikit pun mengurangi rasa hormat, kami menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya,” tulis mereka di akhir pernyataan.
Pertemuan ini diharapkan menjadi titik awal perbaikan komunikasi antara komunitas suporter dan manajemen klub. Di tengah kekecewaan atas kegagalan melaju ke babak delapan besar, semua pihak sepakat bahwa menjaga kondusivitas tetap menjadi prioritas utama.

Puluhan Orang Terjebak di AEON Mall Kumamoto Usai Gempa Dahsyat M7,1 Diikuti Ledakan
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Laporkan Malik Bawazier, Suami Endah Fitrianingsih Jadikan CCTV Bukti Perzinaan
Pelapor Perzinaan Malik Bawazier Dicecar 28 Pertanyaan di Polda Metro Jaya
Prediksi Skor Arema FC vs DPMM FC di Piala Presiden 2026! Momentum Singo Edan Lolos ke Semifinal
Suami Endah Fitrianingsih Sakit Hati ke Malik Bawazier Atas Kasus Perzinaan
Malik Bawazier Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Suami Cut Keke Diduga Tersangkut Kasus Perzinaan
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Persib Bandung vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026! Maung Bandung Bisa Sapu Bersih Laga
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs PSMS Medan di Piala Presiden 2026: Misi Green Force Raih 3 Poin Lagi!
