Persebaya Surabaya punya rapor buruk jelang menjamu PSM Makassar. (Persebaya)
JawaPos.com - Bentrokan yang terjadi di luar Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, antara sesama suporter Laskar Kalinyamat terjadi usai laga pekan ke-22 Super League antara Persijap Jepara melawan Persebaya Surabaya, Sabtu (21/2/2026), berujung pada perusakan tiga unit ambulans milik Komunitas Relawan Jepara (KRJ).
Pertandingan yang dimenangkan tuan rumah Persijap dengan skor 3-1 itu semula berlangsung lancar. Namun, situasi memanas setelah laga berakhir, Kericuhan dilaporkan terjadi di area luar stadion dan menyebabkan sejumlah fasilitas terdampak, termasuk kendaraan relawan medis yang tengah bersiaga.
Informasi yang beredar di media sosial menyebutkan, tiga unit ambulans mengalami kerusakan cukup parah. Dikutip dari akun Instagram @suarajepara, unit pertama mengalami kerusakan berat pada kaca depan yang hancur total akibat hantaman benda tumpul.
Sementara unit kedua, kaca bagian belakang pecah berantakan. Adapun unit ketiga dilaporkan mengalami penyok serius setelah terkena lemparan benda keras secara bertubi-tubi.
Bentrokan antarsuporter Persijap Jepara. (Dok. Persijap)
Ironisnya, ambulans tersebut merupakan kendaraan operasional milik relawan yang selama ini siaga 24 jam untuk membantu masyarakat tanpa memandang latar belakang.
Mobil yang seharusnya digunakan untuk misi kemanusiaan justru menjadi korban dalam insiden tersebut.
Hingga kini belum diketahui secara pasti kelompok mana yang melakukan aksi perusakan.
Namun, akun Instagram @crocojol.id mengabarkan bahwa bentrok diduga terjadi sesama pendukung Persijap Jepara setelah pertandingan.
Dalam unggahannya disebutkan, “Slide 1 minjol di lokasi (bahwasanya chaos ini bukan dengan Bonek), untuk slide selanjutnya hingga akhir dari teman-teman Jepara yang di lokasi. Untuk lebih tepatnya supaya info tidak melenceng bahwasanya chaos tersebut antara CNS dengan YVB, GWS Jepara).”
Informasi tersebut masih sebatas laporan media sosial dan belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait kronologi lengkap maupun pihak yang bertanggung jawab atas perusakan ambulans.
Insiden ini menjadi catatan serius di tengah upaya berbagai pihak menjaga kondusivitas kompetisi Super League.
Selain merugikan secara materiil, perusakan fasilitas medis dinilai mencederai semangat sportivitas dan solidaritas yang seharusnya dijunjung tinggi dalam dunia sepak bola.
Masyarakat pun berharap kejadian serupa tidak kembali terulang, serta aparat dapat segera mengusut tuntas kasus perusakan ambulans relawan di Jepara tersebut.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022