
Persijap Jepara siap tempur hadapi Persebaya Surabaya. (Persijap)
JawaPos.com–Lawan Persebaya Surabaya adalah final. Kalimat penuh tekanan itu meluncur tegas dari kubu Persijap Jepara jelang laga panas kontra Persebaya Surabaya pada lanjutan super league di Stadion Gelora Bumi Kartini.
Atmosfer pekan ke-22 Super League 2025/2026 langsung memanas bahkan sebelum peluit awal dibunyikan. Psywar ditebar, tekad dibakar, dan satu pesan disampaikan jelas: pertandingan Persijap Jepara kontra Persebaya Surabaya, Sabtu (21/2) bukan sekadar tiga poin.
Persijap memang tak datang dengan modal ideal. Laskar Kalinyamat baru saja digebuk Malut United 4-0 di kandang lawan, hasil yang menyakitkan sekaligus memukul mental tim.
Kekalahan telak itu memaksa evaluasi cepat di internal tim. Divaldo Alves kini bergeser menjadi direktur teknik, sementara kursi head coach ditempati Mario Lemos.
Divaldo tak menutup mata atas hasil pahit tersebut. Dia mengakui kualitas lawan memang layak mendapat apresiasi.
”Mereka menang 4-0 dengan kualitas yang bagus. Lima menit awal kami punya dua peluang, tapi tidak bisa jadi gol. Malut United tim kuat dengan pemain-pemain bagus,” ujar Divaldo Alves saat konferensi pers usai laga.
Menurut dia, Persijap sebenarnya tak ingin memberi ruang di lini belakang. Namun celah kecil yang tercipta langsung dimaksimalkan lawan dengan efektif.
”Pemain sudah bermain spartan dan maksimal. Tapi kami harus bermain lebih rapi. Transisi mereka cukup membahayakan dan kiper mereka juga tampil bagus,” tambah Divaldo Alves.
Alih-alih terpuruk, Divaldo memilih menatap ke depan. Fokusnya kini sepenuhnya tertuju pada duel kontra Persebaya Surabaya di kandang sendiri.
”Kami akan perbaiki saat melawan Persebaya. Inilah sepak bola, kadang ada hasil kurang bagus. Sekarang saya mau fokus yang dekat. Lawan Persebaya itu final (babak penentuan) bagi kami,” tegas Divaldo Alves.
Pernyataan itu bukan sekadar retorika. Posisi Persijap di papan bawah membuat setiap laga sisa bernilai krusial.
Menjamu Persebaya Surabaya di Gelora Bumi Kartini menjadi momentum pembuktian karakter. Laga ini juga membuka peluang membayar luka lama yang belum sembuh.
Pada Minggu (28/12/2025), Persijap dibantai 4-0 oleh Green Force. Kekalahan tersebut masih membekas dan jadi bahan bakar tambahan jelang pertemuan kedua musim ini.
Dukungan publik Jepara diharapkan menjadi energi ekstra. Kick off pukul 20.30 WIB diprediksi menyajikan tensi tinggi sejak menit pertama.
Persebaya Surabaya datang dengan reputasi sebagai tim kuat dan konsisten. Sementara Persijap dituntut memperbaiki lini belakang yang rapuh dan meningkatkan efektivitas serangan.

Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Skor DPMM FC vs Tampines Rovers di Piala Presiden 2026: Misi Dalberto Tebar Pesona di Klub Baru!
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
An Se Young Mundur dari China Open 2026 karena Cedera, Fokus Pulihkan Kondisi Jelang Kejuaraan Dunia
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Mengulas Dugaan Kejanggalan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Eks Bek Persib dan Persija Erik Setiawan Jadi Perbincangan Setelah Tuduhan Mantan Istrinya Viral
