Divaldo-Lemos Tukar Posisi. (Dok. Persijap)
JawaPos.com – Jelang duel melawan Persebaya Surabaya (21/2), Persijap Jepara melakukan perubahan. Posisi pelatih kepala dan direktur teknik ditukar.
Sebelumnya, posisi pelatih kepala diisi oleh Divaldo Alves. Sementara itu, Mario Lemos menjabat sebagai direktur teknik. Kini, Divaldo menjadi direktur teknik, sedangkan Lemos dipercaya sebagai pelatih kepala.
Itu berarti, Lemos kembali menempati posisi yang pernah didudukinya. Sebab, pelatih asal Portugal itu awalnya adalah pelatih kepala Persijap sebelum diberhentikan pada November lalu dan diangkat menjadi direktur teknik pada Desember.
Baca Juga: 5 Raja Gocek Super League! Bintang Persebaya Surabaya Ini Hobi Bikin Patah Pinggang Lawan
Lantas, apa alasan manajemen Persijap melakukan perubahan tersebut? “Keputusan ini merupakan wujud keseriusan kami dalam membangun Persijap secara berkelanjutan,” kata Manajer Persijap, Egat Sacawijaya, dalam rilis resmi klub.
Pihaknya memastikan pertukaran posisi itu sudah sesuai dengan kemampuan yang dimiliki masing-masing. “Kami percaya Mario Lemos memiliki kapasitas kepemimpinan dan kualitas teknis untuk membawa tim tampil kompetitif di setiap pertandingan. Di sisi lain, Divaldo Alves akan memastikan fondasi teknis klub tetap kuat dan terarah,” tambahnya.
Menurutnya, perubahan ini sangat penting dilakukan. Sebab, keputusan itu bukan untuk jangka pendek saja. “Ini bukan sekadar perubahan, melainkan tentang kesinambungan dan penguatan struktur yang sudah kami rancang sejak awal,” jelas Egat.
Egat menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen klub untuk terus berkembang secara konsisten. Dengan struktur yang semakin solid dan pembagian peran yang jelas, Persijap optimistis mewujudkan target utama: bertahan dan eksis di kasta tertinggi.
Memang, Persijap masih berada di zona degradasi. “Namun, kami ingin Persijap tidak cuma bertahan, tetapi juga tumbuh dengan identitas yang kuat, profesional, dan membanggakan masyarakat Jepara. Dengan kerja keras, kolaborasi, serta dukungan seluruh suporter, kami optimistis target itu dapat dicapai,” ungkap Egat.
Persebaya Siap Bangkit
Kembalinya Lemos sebagai pelatih kepala akan langsung disambut laga melawan Persebaya. Kedua tim akan bertemu di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Sabtu (21/2).
Persebaya baru saja menelan kekalahan perdana setelah 13 laga tanpa kekalahan. Mereka kalah 1-2 dari tamunya, Bhayangkara FC (14/2). Meski begitu, Pelatih Persebaya Bernardo Tavares tidak mau larut dalam kesedihan.
“Kami harus segera bangkit, melupakan hasil tersebut, dan mengalihkan fokus untuk meraih kemenangan pada pertandingan berikutnya,” tegas Tavares seperti dikutip dari laman resmi klub.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
5 Bintang Sepak Bola yang Alami Kenaikan Nilai Pasar setelah Piala Dunia FIFA 2026
Prediksi PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Ujian Berat Ayam Kinantan Hadapi Sang Juara Bertahan
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
