
Empat penghargaan disabet Persebaya Surabaya di pekan ke-20 Super League. (Persebaya)
JawaPos.com — Borong 4 penghargaan dalam satu pekan, Persebaya Surabaya era Bernardo Tavares langsung mengingatkan Bonek pada masa emas Aji Santoso. Tren positif Green Force memantik euforia, sekaligus membangkitkan kenangan indah ketika penghargaan demi penghargaan rutin mampir ke Kota Pahlawan.
Sejak ditangani Bernardo Tavares pada awal Januari lalu, Persebaya Surabaya menunjukkan perubahan signifikan. Tidak hanya dari hasil akhir pertandingan, tetapi juga dari cara bermain, pola pikir, hingga mentalitas tim di lapangan.
Dalam empat laga awal bersama coach asal Portugal tersebut, Persebaya Surabaya meraih tiga kemenangan dan satu hasil imbang. Catatan itu menjadi sinyal kuat kebangkitan Green Force setelah sempat terseok.
Meski begitu, Tavares menolak disebut membawa keajaiban instan bagi timnya. Dia menegaskan hasil positif tersebut lahir dari kerja keras para pemain, bukan sentuhan “sihir” seorang pelatih.
“Saya tidak membuat apa-apa. Saya hanya memasang para pemain dan mereka membuat keajaiban,” jelasnya.
“Mereka menunjukkan attitude yang baik dan semangat yang tinggi di pertandingan terakhir, karena banyak pemain kami tidak 100 persen,” sambungnya.
Kondisi tim memang belum sepenuhnya ideal dalam beberapa pekan terakhir. Badai cedera dan penyakit memaksa sejumlah pemain tampil tidak dalam kondisi terbaik.
Tavares bahkan harus menggeser beberapa nama ke posisi yang tidak biasa demi menutup celah. Situasi sulit itu justru melahirkan karakter dan determinasi yang kuat dari skuad Green Force.
“Beberapa dari mereka sakit, beberapa terluka, dan banyak pemain bermain di posisi yang tidak biasa. Tapi mereka mencoba melakukan yang terbaik,” lanjutnya.
Pengorbanan itu menjadi fondasi penting dalam membangun konsistensi tim.
Menurut Tavares, kunci dari tren positif Persebaya Surabaya terletak pada sikap dan semangat juang. Ketika pemain menunjukkan usaha maksimal, peluang meraih hasil baik semakin terbuka lebar.
“Ketika kita melihat para pemain mencoba melakukan yang terbaik dan menunjukkan attitude yang baik, kemungkinan kita bisa berhasil adalah besar,” tegasnya.
Sikap tersebut menjadi identitas baru Persebaya Surabaya di bawah arahannya.
Puncak apresiasi datang pada pekan ke-20 ketika Persebaya Surabaya memborong empat penghargaan sekaligus. Dominasi itu menegaskan performa impresif Green Force dalam periode singkat bersama Tavares.
Bernardo Tavares dinobatkan sebagai Coach of The Week setelah sukses menjaga tren tak terkalahkan. Strateginya yang adaptif di tengah keterbatasan pemain mendapat pengakuan.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
