
Bernardo Tavares punya rekor buruk jelang hadapi Bali United bersama Persebaya Surabaya. (Dok. Persebaya)
JawaPos.com - Bernardo Tavares datang ke Bali membawa ambisi besar bersama Persebaya Surabaya, tetapi bayang-bayang masa lalu sulit dihindari. Pelatih asal Portugal itu punya rekor buruk saat menghadapi Bali United di Super League sejak masih menangani PSM Makassar musim 2022/2023 hingga 2024/2025, dengan hanya satu kemenangan dari delapan pertemuan.
Catatan tersebut menempatkan Bali United sebagai lawan yang kerap merepotkan Tavares sepanjang kariernya di kompetisi domestik. Dari delapan laga, tim racikannya hanya menang sekali, imbang empat kali, dan kalah tiga kali dengan rata-rata poin 0,88 per pertandingan.
Rekor itu kembali relevan jelang duel Persebaya Surabaya kontra Bali United pada pekan ke-20 Super League. Pertandingan dijadwalkan berlangsung di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Sabtu (07/02/26) besok.
Meski dihantui statistik kurang bersahabat, Tavares menatap laga ini dengan rasa percaya diri. Ia menilai Persebaya Surabaya punya peluang membawa pulang poin jika mampu tampil disiplin dan meminimalkan kesalahan.
Menghadapi Serdadu Tridatu, pelatih berusia 45 tahun itu sudah memberi penekanan khusus kepada anak asuhnya. Fokus utama tertuju pada detail kecil yang sering menjadi pembeda saat melawan tim dengan kualitas individu mumpuni seperti Bali United.
Tavares menyadari Bali United memiliki kecepatan dan keseimbangan dalam transisi menyerang maupun bertahan. Kombinasi itu membuat tim asal Pulau Dewata kerap berbahaya ketika diberi ruang sedikit saja.
Ia juga menyoroti peran Boris Kopitovic dan rekan-rekannya yang dinilai efektif dalam memanfaatkan situasi terbuka. Antisipasi ketat disiapkan agar Persebaya Surabaya tidak terjebak dalam tempo permainan lawan.
Menurut Tavares, sektor sayap Bali United menjadi kunci utama yang harus diwaspadai. Aliran bola dari sisi lapangan kerap berujung pada umpan silang berbahaya ke kotak penalti.
Selain itu, Bali United memiliki gelandang bernomor punggung 10 yang dikenal agresif melepaskan tembakan dari luar kotak penalti. Ancaman tersebut membuat lini tengah Persebaya Surabaya dituntut tampil lebih rapat dan disiplin.
Di sisi lain, Persebaya Surabaya datang ke Bali dengan kondisi skuad yang tidak sepenuhnya ideal. Dua pemain pilar, Bruno Moreira dan Milos Raickovic, dipastikan absen akibat akumulasi kartu kuning.
Kendati demikian, Tavares tidak menunjukkan kekhawatiran berlebih. Ia menilai kedalaman skuad Persebaya Surabaya cukup memadai untuk menutup absennya dua pemain penting tersebut.
Pelatih asal Portugal itu percaya pemain lain siap mengambil peran dan menjawab kepercayaan. Opsi rotasi disiapkan dengan matang demi menjaga keseimbangan tim.
Baca Juga: Duo Gundul Jadi Jimat Persebaya Surabaya! Leo Lelis Bongkar Rahasia Gacor Bareng Risto Mitrevski
“Sekarang kami perlu pertama-tama pulih, membuat rencana yang baik di sana dan mencoba untuk tidak melakukan banyak kesalahan karena mereka juga memiliki pemain yang baik serta mencoba membangun kohesi yang kuat di lapangan karena pertandingan di sana tidak akan mudah,” ujar Bernardo Tavares.
Pernyataan tersebut menegaskan fokus utama tim saat ini tertuju pada pemulihan fisik. Setelah itu, penyusunan rencana permainan baru dilakukan sesuai kondisi terkini pemain.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
