
Mauro Zijlstra dalam sebuah sesi latihan bersama Persija. (Istimewa)
JawaPos.com - Mauro Zijlstra menjadi rekrutan paling baru dari Persija Jakarta. Berposisi sebagai penyerang, ia diproyeksikan menjadi pelapis Emaxwell dan Gustavo Almeida, sekaligus untuk meningkatkan kedalaman skuad di lini depan.
Dengan usia yang masih 21 tahun, Mauro Zijlstra merasa bahagia bisa bermain untuk Persija yang merupakan salah satu klub besar di Indonesia. Apalagi, kepindahannya tersebut juga direstui oleh keluarga.
"Saya sangat senang, tentu saja. Keluarga saya juga sangat senang. Saya tahu Persija adalah klub yang sangat besar, jadi untuk saat ini hanya kebahagiaan yang saya rasakan," ungkapnya seperti dikutip dari laman resmi klub.
Dalam kesempatan yang sama, Mauro juga mengungkapkan bahwa ia sebenarnya ingin bermain di Eropa, tetapi Persija memberi penawaran serius, dan itu membuatnya mantap untuk memilih Macan Kemayoran.
Baca Juga: Makin Melokal! Setelah Dibonceng Motor, Layvin Kurzawa Kini Numpang Mobil Bak Bareng Thom Haye ke Latihan Persib!
"Saya bersama agen tentu mencari peluang di Eropa karena sebelumnya saya bermain di sana. Tetapi Persija memberikan tawaran kepada saya, dan itu juga kontrak jangka panjang, dua setengah tahun. Jadi bagi saya, ada kepercayaan besar dari klub kepada saya, dan saya sangat senang," imbuhnya.
Ia memang tidak menampik bahwa untuk melanjutkan karir di Eropa tidaklah mudah, apalagi Mauro tidak banyak bermain di klub sebelumnya, yaitu Volendam. Maka, ketika Persija memberi tawaran, hal itu bisa menjadi sesuatu yang baik bagi perkembangan karirnya.
"Awalnya saya mencari klub di Eropa. Tetapi di Volendam saya tidak banyak bermain, jadi cukup sulit menemukan klub yang memberikan tawaran bagus. Setelah itu Persija memberi saya tawaran yang sangat baik dan setelah beberapa minggu semuanya selesai, dan sekarang saya di sini," ungkapnya lagi.
Baca Juga: Cuma Kantongi 255 Menit di Persebaya! Diego Mauricio Diharapkan Jadi Juru Selamat Semen Padang dari Degradasi
Lagipula, Persija musim ini bukan merupakan klub besar yang sedang terjerembab di papan tengah, melainkan sedang berjuang dalam jalur perebutan gelar juara Super League, sehingga Mauro makin tertarik untuk ikut bahu-membahu meraihnya.
"Persija sedang berjuang untuk mengambil alih puncak klasemen. Saya pikir ini tim yang sangat kuat, punya penyerang yang bagus, ada juga koneksi pemain Brasil. Sangat menarik bagi saya, dan di sini saya bisa berkembang menjadi pemain yang lebih baik," katanya lagi.
Meski begitu, ia mengakui perlu beradaptasi dengan kondisi di Indonesia, terutama dari aspek iklim yang sangat berbeda dengan Eropa.
"Iklimnya berbeda, cuacanya panas. Tidak seperti di Eropa, begitu juga dengan kompetisinya, jadi mungkin butuh waktu lebih lama. Tapi setelah itu saya rasa akan baik-baik saja karena saya sudah pernah bermain di Timnas Indonesia," imbuhnya.
Baca Juga: Dejan Tumbas Resmi Jadi Lawan Persebaya Surabaya! Perkuat Persis Solo di Putaran Kedua Super League
Adaptasi cepat merupakan hal yang perlu segera dilakukan oleh Mauro agar ia bisa mendapat tempat di tim utama, meski dari segi usia, ia lebih muda dibandingkan penyerang Persija lainnya.
Lagipula, ia sebenarnya punya potensi menjadi mesin gol jika permainannya terus berkembang, karena di klub junior yang sudah pernah ia bela, Mauro termasuk produktif dalam mencetak gol.
Mengutip dari Transfermarkt, secara total di level junior, ia sudah membukukan 50 gol. Saat membela klub Amsterdamsche FC U-18, ia mencetak 18 gol. Kemudian ketika berseragam NEC Nijmegen U-21, Mauro mencetak 12 gol. Dan saat bermain untuk Volendam U-21, Mauro menyumbang 20 gol.
Kini, ia sudah masuk dalam skuad senior Persija, yang tentunya punya tantangan lebih berat dan persaingan lebih ketat. Jika ia bisa cepat belajar dari penyerang senior seperti Emaxwell atau Gustavo Almeida yang merupakan mesin gol Macan Kemayoran, maka bukan tidak mungkin masa depannya sebagai penyerang berbahaya Indonesia bisa terwujud.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022