
Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes. (Istimewa)
JawaPos.com - Kendal Tornado FC kembali dihadapkan pada ujian penting saat menjamu Persiku Kudus pada lanjutan Grup Timur Pegadaian Championship 2025/2026.
Laga ini akan berlangsung di Stadion Sriwedari, Kota Solo, Minggu (25/1/2026) malam, dan menjadi kesempatan emas bagi Laskar Badai Pantura untuk menjaga konsistensi kemenangan.
Bermain di Sriwedari sejauh ini membawa kenangan manis bagi Kendal Tornado FC. Dua laga terakhir di stadion bersejarah tersebut berhasil mereka lewati dengan hasil positif usai menumbangkan PSS Sleman dan Persipal Palu.
Modal itu membuat kepercayaan diri tim kian meningkat jelang menghadapi Persiku.
Pelatih Kendal Tornado FC, Stefan Keeltjes, menegaskan bahwa laga kontra Persiku memiliki arti penting bagi perjalanan tim di putaran kedua. Ia meminta para pemain tetap bekerja keras dan tidak cepat puas dengan hasil yang telah diraih sebelumnya.
“Kami berusaha maksimal di pertandingan besok. Anak-anak harus menunjukkan permainan terbaik karena laga ini cukup penting bagi kami,” ujar Stefan dalam sesi pre-match press conference, Sabtu (24/1/2026).
Kemenangan bukan hanya soal tiga poin, tetapi juga berpengaruh besar terhadap posisi tim di klasemen sementara. Hasil imbang yang diraih PSS Sleman dan Persipura Jayapura membuka peluang bagi Kendal Tornado FC untuk memangkas jarak poin sekaligus merangsek ke papan atas.
“Kita tahu pesaing kita bermain imbang. Jadi kami harus ambil kemenangan supaya selisih poin tidak terlalu jauh,” tegas pelatih asal Belanda tersebut.
Meski diunggulkan, Stefan tetap mewaspadai Persiku Kudus yang datang dengan wajah baru. Sejumlah rekrutan anyar membuat gaya bermain Persiku berbeda dibanding pertemuan sebelumnya.
“Kekuatan Persiku sekarang sudah jauh berubah. Mereka punya banyak pemain baru, tapi kami sudah mempelajari kelebihan dan kekurangan mereka,” jelasnya.
Pada laga ini, Kendal Tornado FC dipastikan tidak bisa menurunkan dua pemain asingnya, Felipe Ryan dan Juan Morales, yang sama-sama mengalami cedera hamstring. Felipe cedera saat menghadapi Persipal Palu, sementara Morales mengalami masalah saat latihan.
Meski begitu, Stefan memastikan timnya siap dengan segala skenario. Menurutnya, standar permainan tidak boleh turun meski tanpa kehadiran dua pemain asing tersebut.
“Kami sudah terbiasa dengan situasi seperti ini. Mau ada atau tidak pemain asing, standarnya harus sama,” katanya.
Striker asal Brasil, Patrick Cruz, yang menjadi satu-satunya pemain asing tersisa, menegaskan ambisi tim untuk kembali meraih poin penuh.
“Persiapan kami bagus dan semua pemain percaya diri. Kami datang untuk menang dan terus naik di klasemen,” ujarnya optimistis

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
