
Gelandang Kendal Tornado FC Filipe Ryan. (Istimewa)
JawaPos.com–Gelandang asing Kendal Tornado Felipe Ryan merasakan perasaan campur aduk menjelang laga terakhir fase grup Pegadaian Championship 2025/2026. Pemain asal Brasil itu mengaku senang sekaligus sedih karena musim panjang bersama skuad Laskar Badai Pantura segera berakhir.
Kendal Tornado dijadwalkan menghadapi Persela Lamongan pada laga pamungkas yang berlangsung di Stadion Sriwedari, Solo, Minggu (3/5) sore. Pertandingan tersebut menjadi momen terakhir bagi para pemain untuk menutup musim dengan hasil positif.
Felipe mengatakan kebersamaan yang terjalin selama hampir 10 bulan membuat dirinya memiliki ikatan emosional yang kuat dengan tim. Dia merasa diterima dengan baik sejak pertama datang dan menikmati suasana kekeluargaan yang dibangun di dalam skuad.
”Saya senang tapi sedih juga. Karena selama 10 bulan kami bersama, bekerja bersama setiap hari. Saya senang bermain di sini bersama Kendal,” ujar Felipe, Sabtu (2/5).
Menurut dia, kekompakan tim menjadi salah satu faktor penting yang membuat perjalanan musim ini terasa spesial. Dia menilai seluruh elemen tim, mulai dari pemain hingga staf pelatih, memiliki hubungan yang baik satu sama lain.
”Di tim ini semua orang baik. Saya bangga dan merasakan kekeluargaan yang sangat kuat,” lanjut pemain bernama lengkap Felipe Ryan Alves Silva tersebut.
Meski kompetisi segera berakhir, Felipe menegaskan semangat tim belum surut. Dia ingin Kendal Tornado menutup musim dengan kemenangan saat menghadapi Persela Lamongan.
Pemain berusia 27 tahun itu menyebut seluruh pemain memiliki motivasi yang sama untuk memberikan hasil terbaik di pertandingan terakhir. Dia juga mengapresiasi kerja keras tim sepanjang musim yang dinilainya terus menunjukkan perkembangan dari waktu ke waktu.
”Saya tahu semua pemain punya motivasi. Semua ingin menyelesaikan musim dengan hasil yang baik. Musim ini luar biasa karena semua bekerja keras setiap hari dan terus berkembang,” kata Filipe.

Alasan Mengapa Jude Bellingham Menampar Pemain Argentina Setelah Inggris Tersingkir dari Piala Dunia 2026
Rekor Pertemuan Lengkap Argentina vs Spanyol, Mencari Juara Sejati di Final Piala Dunia 2026
Menteri PU Dody Hanggodo Ungkap 10.000 Pegawai Terindikasi Judol dan Masalah Absensi
Analisis Prediksi Bursa Inggris vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Albiceleste Sudah Teruji hingga 120 Menit
Komedian Temon Kristen Tapi Punya Banyak Istri, Begini Kata Pihak Keluarga
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
Profil Simson Rarameha Ngadang alias Temon: Lulusan Psikologi UI yang Memilih Jadi Komedian
Analisis Prediksi Bursa Spanyol vs Argentina di Piala Dunia 2026: La Roja Lebih Dijagokan Juara Piala Dunia 2026
Jude Bellingham Ungkap Adu Argumennya dengan Lionel Messi saat Inggris Tumbang dari Argentina di Semifinal Piala Dunia 2026
3 Fakta Statistik yang Untungkan Spanyol Kalahkan Argentina di Final Piala Dunia 2026, Luis de la Fuente Punya Pola Juara
