Bruno Moreira kontraknya akan habis bersama Persebaya Surabaya pada April 2026. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Empat pemain Persebaya Surabaya habis kontrak pertengahan 2026 menjadi isu penting di tengah jeda putaran pertama Super League 2025/2026. Dari Bruno Moreira hingga Francisco Rivera, situasi ini menuntut manajemen Green Force bergerak cepat agar fondasi tim tetap terjaga.
Jeda kompetisi tak ingin disia-siakan Persebaya Surabaya untuk memperkuat tim secara menyeluruh. Pelatih Bernardo Tavares langsung tancap gas membangun kedalaman skuad sekaligus meningkatkan persaingan internal.
Masuknya sejumlah pemain baru membuat tim pelatih fokus pada proses adaptasi dan pemahaman karakter pemain. Tavares menilai langkah ini krusial agar performa tim tetap stabil saat liga kembali bergulir.
“Setelah itu kami harus bekerja keras karena ada pemain baru yang datang. Kami perlu lebih mengenal karakteristik semua pemain,” kata Tavares.
Untuk menunjang proses tersebut, Persebaya Surabaya berencana menggelar laga uji coba selama jeda kompetisi. Agenda ini dimanfaatkan sebagai sarana evaluasi pemain yang selama ini minim menit bermain.
“Kami ingin melihat pemain yang belum banyak bermain. Pertandingan persahabatan penting untuk menciptakan persaingan di dalam tim,” ujarnya.
Menurut pelatih asal Portugal itu, tim kuat harus memiliki kompetisi sehat di setiap posisi. Idealnya, setiap pos diisi dua hingga tiga pemain dengan kualitas yang relatif seimbang.
“Jika ingin memiliki tim yang kuat, setiap posisi harus punya dua atau tiga pemain yang bersaing secara sehat. Kami butuh keseimbangan antara pemain cepat dan pemain yang kuat dalam duel udara,” jelasnya.
Pada paruh kedua musim ini, Persebaya Surabaya mendatangkan tiga pemain asing baru yakni Bruno Paraíba, Jefferson Silva, dan Gustavo Fernandes.
Tavares berharap kombinasi pemain lama dan baru mampu memperkuat ruang ganti dan meningkatkan performa tim.
“Kami ingin ruang ganti semakin kuat dan tim menjadi lebih baik,” tandasnya. Optimisme ini muncul di tengah tantangan menjaga pemain inti agar tidak lepas di akhir kontrak.
Di sisi lain, perhatian tertuju pada empat pemain Persebaya Surabaya yang kontraknya berakhir pada pertengahan 2026. Keempatnya memiliki peran vital dalam struktur tim dan berpotensi menarik minat klub lain.
Nama pertama adalah Ernando Ari Sutaryadi, kiper utama Persebaya Surabaya yang sudah menjadi tulang punggung sejak usia muda.
Bergabung sejak Januari 2020, Ernando dikenal sebagai penjaga gawang dengan refleks cepat dan mental kuat.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
