Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, ingin adanya persaingan sehat di antara para pemainnya. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com - Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, tidak ingin bersantai meski saat ini sedang jeda kompetisi sepekan. Ia sudah cukup lama rehat setelah hengkang dari PSM Makassar, sehingga kini ia akan fokus mempersiapkan tim.
Sebagai pelatih baru Persebaya di saat kompetisi memasuki paruh musim, tentunya tugas ia lebih berat dibandingkan dengan pelatih-pelatih lain yang masih menangani tim sejak dimulainya kompetisi musim ini.
Ia harus menyesuaikan dengan tim yang sudah ada, mengubah sistem permainan mereka dari gaya pelatih sebelumnya ke game plan miliknya dengan waktu yang relatif singkat, serta menambah pemain baru.
Dengan adanya dinamika tersebut, Tavares pun menginginkan adanya persaingan yang sehat di antara para pemainnya, terutama penggawa yang posisinya sama.
Menurutnya, tim yang kuat harus memiliki persaingan sehat di setiap posisi. Bagi pelatih asal Portugal itu, setiap posisi setidaknya harus diisi dua sampai tiga pemain dengan kualitas nyaris seimbang.
“Jika ingin memiliki tim yang kuat, setiap posisi harus punya dua atau tiga pemain yang bersaing secara sehat. Kami butuh keseimbangan antara pemain cepat dan pemain yang kuat dalam duel udara,” ujarnya seperti dikutip dari laman resmi klub.
Masuknya pemain baru juga tidak serta merta langsung menyatu dengan tim, apalagi jika pemain yang didatangkan belum pernah bermain di Liga Indonesia. Maka dari itu, ia mengagendakan adanya uji coba.
Menurutnya, sejumlah pemain yang baru didatangkan Persebaya punya kesempatan memperkenalkan diri lewat permainannya, sehingga Tavares bisa tahu bagaimana karakteristik si pemain.
“Setelah itu, kami harus bekerja keras karena ada pemain baru yang datang. Kami perlu lebih mengenal karakteristik semua pemain,” tuturnya.
Selain itu, pertandingan uji coba juga bisa menjadi kesempatan bagi para penggawa yang jarang dimainkan untuk menunjukkan kapasitasnya agar mampu bersaing sehat dengan pemain lainnya.
“Kami ingin melihat pemain yang belum banyak bermain. Pertandingan persahabatan penting untuk menciptakan persaingan di dalam tim,” imbuhnya.
Coach Tavares berharap kombinasi pemain lama dan baru bisa semakin memperkuat ruang ganti dan meningkatkan performa tim pada putaran kedua.
“Kami ingin ruang ganti semakin kuat dan tim menjadi lebih baik,” tandasnya.
Tavares sejauh ini telah mendatangkan tiga pemain baru yang keseluruhannya berasal dari Brasil, yaitu Bruno Paraíba, Jefferson Silva, dan Gustavo Fernandes. Ia juga menyatakan bahwa tiga pemain itu belum final, karena ia berencana menambah pemain lagi.

Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Kronologi Tewasnya Satpam Jatiluhur Purwakarta: Rekam Vandalisme hingga Tewas Terborgol
Donald Trump Terjebak! Perang Iran Seret Presiden AS ke Krisis Politik dan Militer
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Profil Mitchell Baker: Striker Naturalisasi Timnas Indonesia Berdarah Yogyakarta, Debut Gemilang di Piala AFF 2026
Profil Aripat, Suami Nathalie Holscher: Dari Sales hingga Menjadi Pengusaha
Profil Santyka Fauziah, Kekasih Sule yang Didoakan Nathalie Holscher Segera Menikah
Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Sempat ‘Hilang’ dari Bangku Cadangan saat Timnas Indonesia Gulung Kamboja, John Herdman Ungkap Alasannya
