
Pesepak bola Persija Jakarta Arlyansyah Abdulmanan pada pertandingan Super League melawan Persijap Jepara di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (3/1/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com — Anak didik Ganesha Putra kembali mencuri perhatian, kali ini lewat penampilan gemilang pemain muda Persija Jakarta. Situasi ini memunculkan pertanyaan menarik, apakah Persebaya Surabaya segera memetik hasil serupa dari sentuhan tangan dinginnya.
Malam Sabtu (3/1/2026) di Stadion Utama Gelora Bung Karno menjadi panggung cerita indah bagi Persija Jakarta. Di hadapan 26.113 The Jakmania, Macan Kemayoran menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 2-0.
Sejak peluit awal dibunyikan, Persija langsung mengambil inisiatif permainan dengan tempo tinggi. Tekanan beruntun diarahkan ke jantung pertahanan Persijap tanpa memberi ruang bernapas.
Peluang demi peluang lahir dari kaki Hanif Sjahbandi, Van Basty Sousa, hingga sundulan Eksel Runtukahu. Dominasi itu belum berbuah gol, sehingga skor kacamata bertahan hingga turun minum.
Babak kedua menjadi titik balik permainan Persija Jakarta di hadapan publik sendiri. Intensitas tetap terjaga, namun efektivitas serangan meningkat signifikan.
Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-61 lewat aksi pemain muda Arlyansyah Abdulmanan. Gol tersebut membuat stadion bergemuruh dan memberi energi tambahan bagi Persija.
Gol Arly lahir dari aksi Hanif Sjahbandi yang melewati dua pemain lawan sebelum mengirim umpan matang. Dengan penyelesaian tenang, Arly menaklukkan kiper Persijap tanpa ragu.
Keunggulan satu gol tidak membuat Persija menurunkan tempo permainan. Tekanan terus dilancarkan untuk memastikan kemenangan tetap berada dalam genggaman.
Hasilnya datang pada menit ke-79 melalui Aditya Warman, produk binaan internal Persija lainnya. Ia melepaskan tembakan jarak jauh yang meluncur deras ke pojok kiri atas gawang.
Gol indah Aditya memastikan skor 2-0 sekaligus menutup laga dengan penuh kepuasan. Dua pemain muda menjadi aktor utama kemenangan Persija malam itu.
Pelatih Persija Mauricio Souza mengaku sangat puas dengan performa timnya. Ia menilai kerja keras sejak babak pertama menjadi kunci keberhasilan.
“Pada babak pertama, kami membuat lawan sangat kelelahan melalui banyak operan dan dengan memaksa mereka mengikuti tempo permainan kami,” ujar Mauricio pascalaga.
Ia menyebut efektivitas baru muncul setelah penyesuaian di babak kedua.
“Memasuki babak kedua, kami melakukan beberapa penyesuaian,” lanjutnya. Mauricio menilai lawan sudah terkuras sehingga sulit mengejar tempo permainan Persija.
Komentar khusus juga disampaikan Mauricio terkait gol Aditya Warman yang spektakuler. Ia menilai gol tersebut buah dari dedikasi tinggi sang pemain di sesi latihan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022