Striker Malut United David da Silva berhasil taklukkan PSM Makassar. (Malut United)
JawaPos.com — PSM Makassar vs Malut United 0-1 menjadi cerita pahit bagi tuan rumah setelah gol cepat David da Silva di awal laga langsung mengubah arah pertandingan. Malut United pulang membawa tiga poin berharga dari Stadion BJ Habibie, Parepare, Minggu (21/12/2025) sore WIB.
Gol cepat itu tercipta saat laga baru berjalan hitungan menit dan langsung memukul konsentrasi PSM Makassar. David da Silva menjadi aktor utama yang memastikan hasil PSM Makassar vs Malut United berakhir 0-1.
Kemenangan ini membuat Malut United melesat ke papan atas klasemen Super League 2025-2026. Mereka kini bertengger di peringkat ketiga dengan koleksi 28 poin dari 14 pertandingan.
Posisi tersebut membuat Malut United untuk sementara menyalip Persib Bandung yang baru akan bertanding pada malam hari. Tambahan tiga poin ini menjadi modal penting dalam persaingan menuju jalur juara.
Sebaliknya, PSM Makassar harus menelan kekecewaan di hadapan pendukungnya sendiri. Juku Eja tertahan di peringkat ketujuh dengan 19 poin dari 14 laga dan gagal menembus enam besar.
Pertandingan PSM Makassar vs Malut United langsung berjalan agresif sejak peluit awal dibunyikan. PSM Makassar mencoba mengambil inisiatif serangan untuk menekan sejak menit pertama.
Peluang cepat sempat diciptakan Yuran Fernandes pada menit ke-2 melalui tembakan dari luar kotak penalti. Namun, peluang tersebut masih bisa diamankan dengan baik oleh kiper Malut United.
Satu menit berselang, kejutan justru datang dari kubu tamu. Malut United mencetak gol cepat melalui David da Silva pada menit ketiga yang langsung membungkam stadion.
Gol berawal dari umpan jauh kiper Alan Bernardon ke sisi kiri pertahanan PSM Makassar. Bola dikuasai Taufik Rustam sebelum dikirim ke kotak penalti.
David da Silva berdiri bebas tanpa posisi offside dan dengan tenang mengangkat bola melewati kiper Hilmansyah. Gol tersebut menjadi satu-satunya pembeda sepanjang pertandingan.
Tertinggal satu gol, PSM Makassar langsung meningkatkan intensitas serangan. Penguasaan bola lebih banyak dikuasai tuan rumah untuk mencari gol penyeimbang.
Malut United memilih bermain lebih rapat dan disiplin di lini belakang. Mereka menunggu celah melalui skema serangan balik cepat.
Masalah datang bagi Malut United pada menit ke-18 ketika Taufik Rustam mengalami cedera. Ia harus ditarik keluar dan posisinya digantikan Tri Setiawan.
Pergantian tersebut membuat Malut United sedikit menyesuaikan ritme permainan. Meski demikian, keseimbangan tim tetap terjaga dengan baik.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
