Pelatih timnas Indonesia U-22 Indra Sjafri. (Rauf Adipati/Antara)
JawaPos.com - PSSI telah memecat Indra Sjafri dari jabatan pelatih Timnas Indonesia U-22, setelah gagal meloloskan Indonesia dari fase grup di SEA Games 2025. Padahal, status mereka adalah juara bertahan.
Di sisi lain, Indra Sjafri sendiri menerima keputusan pemutusan kerjasama tersebut mengingat kegagalan Timnas Indonesia di fase grup SEA Games merupakan sesuatu yang sulit diterima, apalagi Indonesia merupakan salah satu raksasa sepak bola di Asia Tenggara.
Sebagaimana diketahui, pada SEA Games 2023, Timnas sepak bola putra Indonesia tampil memukau hingga akhirnya berhasil meraih medali emas dan mengakhiri puasa juara selama lebih dari tiga dekade. Saat itu, pelatihnya juga Indra Sjafri.
Sayangnya, pada SEA Games tahun ini, sejak laga perdana, Indonesia U-22 langsung kalah dari Filipina 0-1. Suad Garuda Muda memang menang atas Myanmar 3-1 pada laga kedua, namun kemenangan itu tak cukup untuk membuat mereka menjadi runner up terbaik.
Hanya beberapa hari setelah kegagalan itu, PSSI resmi memecat Indra Sjafri. Meski begitu, ia masih mendapat simpati dari orang-orang yang mendapat banyak ilmu dan pengalaman selama bekerja sama dengan coach Indra, salah satunya Nova Ariyanto.
Nova yang kini menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia U-20 mengucapkan terima kasih atas jasa Indra Sjafri yang membuka jalan ia untuk bisa terlibat dalam staf kepelatihan Timnas Indonesia di berbagai kelompok usia.
“Terima kasih Coach Indra Sjafri, senang bisa mendapat kesempatan bekerja sama dengan Coach, saya juga berterima kasih berkat Coach, saya bisa menjalani proses di Tim Nasional,” tulis Nova dalam story Instagram pribadinya.
Mantan pemain Persebaya Surabaya itu kini sedang disibukkan dengan persiapan Timnas Indonesia U-20 mengarungi Pra Piala Asia U-20 tahun 2027. Ia pun juga akan melakukan 11 pertandingan uji coba.
Nantinya, 11 pertandingan uji coba itu sudah termasuk laga-laga yang akan dijalani timnya pada Kejuaraan ASEAN U-19 (Piala AFF U-19) 2026.
"Jadi untuk rencana-rencana program kita ke depannya, tetapi sesuai dengan apa yang disampaikan dari coach Alex (Alexander Zwiers - Direktur Teknik PSSI) adalah, bagaimana coach Alex mempersiapkan 11 kali uji coba menuju ke kualifikasi," ujarnya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
