Poster perpisahan John Herdman di web resmi Canada Soccer. Akankah ia berlabuh ke Timnas Indonesia?
JawaPos.com — Sebelum dikabarkan makin dekat ke Timnas Indonesia, John Herdman sempat menolak melatih Honduras dan Jamaika, langkah yang langsung mengundang perhatian publik sepak bola internasional. Keputusan ini muncul saat PSSI memasuki fase akhir penentuan pelatih baru tim nasional.
PSSI kini tinggal selangkah lagi menetapkan nahkoda anyar Timnas Indonesia untuk proyek jangka panjang. Nama John Herdman menguat sebagai kandidat terdepan yang segera diumumkan resmi.
Informasi tersebut disampaikan Anggota Exco PSSI, Endri Erawan, yang menyebut proses seleksi telah mengerucut. Dari banyak nama, hanya John Herdman dan Giovanni van Bronckhorst yang menjalani wawancara intensif.
Hasil evaluasi internal menempatkan Herdman di posisi paling kuat untuk mengisi kursi pelatih kepala. Pengumuman resmi bahkan diproyeksikan terjadi sebelum pergantian tahun.
Jika resmi ditunjuk, keputusan ini akan menjadi babak baru dalam perjalanan karier Herdman. Pelatih asal Inggris berusia 50 tahun tersebut memiliki reputasi kuat di level internasional.
Nama Herdman melejit saat menangani Timnas Kanada di ajang kualifikasi Piala Dunia. Ia sukses membawa Kanada lolos ke Piala Dunia 2022 Qatar setelah penantian panjang.
Di bawah arahannya, Kanada tampil dengan permainan terstruktur, disiplin, dan penuh energi. Herdman dikenal piawai menyatukan pemain dari latar belakang berbeda dalam satu visi besar.
Pendekatan kepelatihan tersebut membuat Herdman mendapat respek luas di kawasan CONCACAF. Ia dinilai mampu bekerja di bawah tekanan tinggi, terutama pada fase kualifikasi krusial.
Rekam jejak itu pula yang membuat PSSI kepincut pada sosok Herdman. Federasi membutuhkan pelatih berpengalaman yang sanggup mengawal transisi generasi Timnas Indonesia.
Menariknya, sebelum mengarah ke Indonesia, Herdman sempat menjadi incaran serius di Amerika Tengah. Honduras menjadikannya kandidat utama pengganti Reinaldo Rueda.
Federasi Honduras menilai Herdman ideal untuk memimpin tim menuju Piala Dunia 2026. Pengalamannya di kualifikasi regional dianggap sangat relevan dengan kebutuhan mereka.
Tak hanya Honduras, Jamaika juga bergerak cepat mendekati Herdman. Komunikasi terjalin setelah Steve McClaren melepas jabatan pelatih kepala.
Dua tawaran dari kawasan CONCACAF itu datang hampir bersamaan. Namun Herdman memilih menolaknya demi fokus pada peluang lain yang lebih menantang.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Trisha JKT48 Ingin “Ayo Senyumlah” Jadi Energi Positif di Tengah Situasi Sulit
Prediksi Skor Groningen vs PEC Zwolle di Liga Belanda: Trots van het Noorden Menang Tipis di Kandang
Prediksi Skor Arema FC vs Persik Kediri di Super League: Macan Putih Kembali Jinakkan Singo Edan!
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor PSM vs Persita di Super League: Pendekar Cisadane Curi 3 Poin di B.J. Habibie
Prediksi Skor Everton vs Ipswich Town di Liga Inggris: The Toffees Kunci 3 Poin di Kandang
Prediksi Skor Espanyol vs Elche di Liga Spanyol: Los Franjiverdes Curi Poin di RCDE Stadium
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Aston Villa di Liga Inggris: The Lilywhites Bakal Sulit Menang!
Prediksi Susunan Pemain Persebaya vs Garudayaksa FC: Risto Mitrevski Pantang Remehkan Tim Promosi
Prediksi Skor Lyon vs Rennes di Liga Prancis: Les Gones Garansi 3 Poin di Parc Olympique Lyonnais

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022