
Marinus Wanewar jadi salah satu bomber lokal yang mungkin bisa cocok dengan Persebaya Surabaya. (Instagram @marinuswanewar03)
JawaPos.com—Eks bintang Persipura Jayapura dengan nilai pasar sekitar Rp 800 jutaan kini mendadak menganggur. Marinus Wanewar resmi dicoret dari skuad Mutiara Hitam.
Pengumuman pencoretan Marinus Wanewar disampaikan melalui akun Instagram resmi Persipura pada Jumat (5/12). Dia dilepas bersama enam pemain lain meski baru tampil empat kali dan mencetak satu gol musim ini.
Situasi ini memicu desakan Bonek yang menilai Persebaya Surabaya butuh sosok bomber lokal berkarakter kuat untuk mengangkat performa lini depan.
Keputusan itu langsung ramai diperbincangkan karena Persebaya Surabaya sedang mengalami krisis produktivitas gol dalam empat laga terakhir. Kolom komentar akun resmi klub langsung dibanjiri permintaan suporter yang menginginkan tambahan tenaga baru di barisan penyerang.
Bonek menyebut nama Marinus sebagai kandidat paling realistis untuk didatangkan.
“@officialpersebaya marinus ambil kah,” tulis salah satu akun.
Komentar lain datang dari salah satu Bonek yang menyebut kondisi Persebaya sedang butuh amunisi segar.
“@officialpersebaya Ndang di angkut iku Marinus Jol koyok e awakmu butuh striker tambahan,” sambung lainnya.
Ada pula suporter yang menautkan harapan lebih besar terhadap karakter pemain Papua yang dikenal eksplosif.
“Merapat ke Surabaya... @officialpersebaya butuh pemain dari Papua,” ungkap akun lainnya.
Meski usia Marinus kini 28 tahun, Bonek menilai kualitasnya sebagai eks pemain Timnas Indonesia masih diperlukan. Kehadirannya dianggap berpotensi memberi warna baru pada lini depan Green Force yang tengah kehilangan taji.
Marinus Maryanto Wanewar lahir di Sarmi, Papua pada 24 Februari 1997 dan tumbuh sebagai pemain yang lekat dengan identitas Persipura Jayapura. Dia mulai dikenal setelah bermain untuk Reliv Christa pada 2015 sebelum naik kelas ke Persipura setahun setelahnya.
Promosinya ke tim senior langsung disambut dengan debut cepat di kasta tertinggi. Tiga bulan berselang dia tampil di Super League 2015/2016 selama 25 menit yang menjadi pembuktian awal potensinya.
Perjalanan Marinus tak hanya berhenti di Persipura. Dia sempat mencari pengalaman bersama Bhayangkara FC, Persela Lamongan, dan Persis Solo.
Meski begitu namanya tetap paling identik dengan Mutiara Hitam yang menjadi rumah utamanya hampir satu dekade. Selama berseragam Persipura dia menorehkan 66 penampilan dengan tujuh gol, tujuh asis, dan total 2.872 menit bermain. Catatan itu menggambarkan kesetiaan dan kontribusinya meski musim terakhir berjalan tidak ideal.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
