
Francisco Rivera jalani latihan bersama Persebaya Surabaya di lapangan ABC Gelora Bung Tomo, Selasa (28/10). (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com - Francisco Rivera benar-benar ketiban apes setelah Komite Disiplin PSSI menjatuhkan hukuman tambahan berupa denda Rp 10 juta dan larangan bermain dua pertandingan. Gelandang asal Meksiko itu harus absen lebih lama pada saat Persebaya Surabaya sedang membutuhkan konsistensi performa.
Persebaya Surabaya pulang hanya membawa satu poin setelah ditahan imbang 1-1 oleh Bhayangkara Presisi Lampung FC pada pekan ke-14 Super League 2025/2026. Posisi Green Force pun tak banyak bergerak dengan tetap berada di peringkat delapan mengoleksi 17 poin.
Absennya Rivera menjadi masalah baru bagi Persebaya Surabaya yang tengah berusaha bangkit usai ditinggal pelatih kepala Eduardo Perez. Tim masih mencari ritme sekaligus kestabilan bersama Uston Nawawi, sementara kehilangan motor permainan tentu bukan skenario ideal.
Hukuman itu muncul setelah Rivera melakukan pelanggaran serius pada laga Persik Kediri vs Persebaya Surabaya tanggal 7 November 2025. Ia dinilai bertindak kasar dengan penggunaan tubuh yang berlebihan hingga mendapat kartu merah langsung.
Komdis PSSI kemudian menegaskan hukuman tambahan berupa larangan bermain dua laga dan denda Rp 10 juta dalam sidang 11 November 2025. Keputusan ini otomatis membuat Rivera total absen tiga pertandingan sejak duel kontra Arema FC.
Rivera sudah melewatkan laga melawan Arema FC dan Bhayangkara FC sehingga ritme bermainnya terganggu. Ia hanya bisa tampil di laga tunda kontra PSM Makassar sebelum kembali absen ketika Persebaya Surabaya menghadapi Borneo FC.
Kondisi ini membuat sebagian Bonek menyampaikan rasa kecewa sekaligus harapan agar Rivera bisa belajar dari kesalahan.
“Semoga jadi pembelajaran untuk Rivera,” ujar salah satu Bonek yang berharap gelandang tersebut lebih tenang dalam mengontrol emosi.
Banyak pendukung Persebaya Surabaya juga menyoroti betapa beratnya laga kontra Borneo tanpa playmaker andalan itu.
“Waduh lawan Borneo tanpa Rivera tamparan keras bagi Persebaya ???? bismillah wae koe ISO Jol????,” kata seorang Bonek dengan nada frustrasi sekaligus memberi doa.
Ada pula suporter yang melihat pertandingan itu akan sangat sulit bagi Green Force. “Lawan Borneo abot, iso imbang ae podo koyok menang,” ungkap seorang Bonek yang menilai hasil seri pun sudah sangat berharga.
Sebagian lain bahkan singkat namun tegas mengungkapkan kekhawatiran mereka. “Lawan Borneo tanpa Rivera,” ujar seorang Bonek yang seakan menegaskan betapa besarnya dampak absennya sang gelandang.
Ada juga yang membandingkan Rivera dengan rekan setimnya, Bruno, dalam hal pengendalian emosi.
“Bruno walau pun sering meledak-ledak tapi lebih bisa mengontrol emosi dan tidak mau melakukan hal yang merugikan tim,” ujar seorang Bonek yang berharap Rivera bisa meniru hal tersebut.
Sejak bergabung pada 1 Juli 2024, Rivera memang menjadi salah satu pemain paling berpengaruh di Persebaya Surabaya. Pemain kelahiran San Luis Potosí, Meksiko, ini dikenal kreatif, agresif, dan mampu mengatur ritme permainan dari lini tengah.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
