
Persebaya Surabaya siap berjuang hingga akhir putaran pertama Super League 2025/2026. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com—Jadwal berat Persebaya Surabaya Desember 2025 menunggu di depan mata saat tim memasuki fase penting menuju era pelatih baru. Tiga laga besar siap menguji ketangguhan Green Force setelah perjalanan tim sempat diganggu kekosongan posisi pelatih kepala.
Persebaya Surabaya datang dari duel menantang Bhayangkara Presisi Lampung FC di Bandar Lampung dengan Uston Nawawi bertindak sebagai caretaker. Hasil dari laga tersebut menjadi modal penting sebelum memasuki rangkaian pertandingan sulit pada bulan berikutnya.
Situasi ini membuat Desember menjadi periode yang krusial untuk mengukur arah baru Persebaya Surabaya di bawah pelatih anyar nanti. Tekanan meningkat karena tiga lawan yang menanti bukan sekadar lawan biasa, tetapi tim dengan karakter kuat dan ambisi besar.
Dua di antaranya merupakan laga tunda yang telah lama menunggu untuk dimainkan, menambah padat agenda Green Force. Jadwal ini menuntut konsistensi tinggi agar Persebaya Surabaya tetap berada di jalur persaingan papan atas Super League 2025/2026.
Lawan pertama yang menanti adalah PSM Makassar. Tim yang selalu tampil agresif saat bermain di kandang sendiri di Stadion B. J. Habibie.
Duel pada Sabtu, 6 Desember 2025 pukul 19.00 WIB, ini menjadi ujian awal untuk melihat stabilitas Persebaya Surabaya menghadapi tekanan suporter tuan rumah. PSM dikenal memiliki intensitas permainan tinggi dan kerap menyulitkan siapa pun yang datang ke Makassar.
Momentum pertandingan tunda pekan ke-4 ini menjadi pembuktian seberapa siap skuad Persebaya Surabaya meladeni permainan keras Juku Eja.
Setelah laga tandang melelahkan itu, Persebaya Surabaya kembali ke Gelora Bung Tomo untuk menghadapi Borneo FC pada Sabtu, 20 Desember 2025 pukul 19.00 WIB.
Pertandingan ini juga dipastikan berlangsung ketat mengingat Borneo selalu punya karakter permainan cepat dan taktis. Borneo sering menjadi batu sandungan bagi Persebaya Surabaya karena organisasi permainannya terbilang rapi dan efisien.
Dukungan penuh Bonek diharapkan menghidupkan atmosfer GBT agar pemain mampu tampil lebih percaya diri. Persebaya Surabaya wajib memaksimalkan laga kandang ini karena posisi tim dalam klasemen bisa sangat dipengaruhi oleh hasil pertandingan tengah bulan tersebut.
Konsistensi permainan menjadi kunci agar Green Force tidak kehilangan momentum.
Tantangan ketiga datang delapan hari berselang saat Persebaya Surabaya menghadapi Persijap Jepara pada Minggu, 28 Desember 2025 pukul 15.30 WIB.
Meski bermain sore hari, intensitas laga dipastikan tetap tinggi karena duel ini merupakan laga tunda pekan ke-8. Persijap selalu memiliki determinasi kuat saat tampil melawan tim besar, termasuk Persebaya Surabaya. Kejutan dari tim tamu bisa datang kapan saja jika Green Force lengah.
Bagi skuad Persebaya Surabaya, laga ini tidak hanya soal mengamankan tiga poin, tetapi juga menjaga ritme permainan di tengah persiapan menuju era pelatih baru. Tim membutuhkan performa stabil agar transisi kepelatihan berjalan lebih mulus.
Ketiga laga Desember tersebut menjadi rangkaian ujian besar sebelum pelatih baru resmi memegang kendali. Uston Nawawi sebagai caretaker membawa misi penting untuk menjaga kepercayaan diri pemain sebelum tongkat estafet berpindah ke nakhoda anyar.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
