Momen ketika Tri Rismaharini bakar semangat juang Persebaya Surabaya. (Persebaya Surabaya)
JawaPos.com — Merinding mendengar kembali momen ketika Tri Rismaharini membakar semangat pemain Persebaya Surabaya, yang kini kembali mencuat sebagai inspirasi jelang duel panas melawan Arema FC. Aura tegas dan penuh determinasi dari mantan Wali Kota Surabaya saat itu terasa relevan dengan kondisi Green Force sekarang.
Pada 2019, Risma tiba-tiba mendatangi Stadion Gelora Bung Tomo sebelum Persebaya Surabaya menghadapi Persija Jakarta. Kedatangannya membuat suasana ruang ganti mendadak berubah menjadi lebih hidup dan penuh energi.
Ia datang bersama jajaran Kepala Dinas Pemkot Surabaya, Presiden Persebaya Surabaya Azrul Ananda, dan Wakapolrestabes Surabaya AKBP Leonardus Simarmata.
Para pemain yang sedang bersiap langsung terkejut melihat sosok Wali Kota memasuki ruangan.
Tanpa basa-basi, Risma berdiri di tengah ruangan dan mulai menyampaikan motivasi yang begitu emosional.
“Jangan ragu. Jangan ragu. Saat kalian di lapangan, itu adalah lapangan kalian semuanya,” tegasnya membuka pidato spontan kala itu.
Ia menyebut pertandingan sebagai sebuah pertempuran. “Itu adalah medan pertempuran kalian semuanya. Yang harus kalian menangkan semuanya. Kalian bisa,” ucapnya lantang sambil menunjuk para pemain satu per satu.
Risma memastikan seluruh modal untuk menang sudah dimiliki Persebaya Surabaya.
“Aku yakin. Karena kalian sudah punya semuanya. Kalian latihan cukup. Kalian punya tim yang solid. Kalian punya suporter yang luar biasa,” katanya menekankan pentingnya rasa percaya diri.
Ia juga mengingatkan suporter berharap melihat kebanggaan dari tim. “Saatnya kita sekarang ini, buat mereka semua yang menonton, bangga kepada kalian semuanya,” ujarnya dengan suara bergetar menahan emosi.
Risma kemudian meminta para pemain menghilangkan rasa takut.
“Tidak ada takut. Tidak ada takut. Lihat itu semua. Tidak ada takut dan tidak ada pikiran negatif,” lanjutnya dengan intonasi yang membuat atmosfer menjadi sangat intens.
Ia menuntut para pemain mengejar bola hingga tuntas. “Kejar itu bolak sampai kalian bisa membobol. Kalah melawan dengan luar biasa,” katanya sambil mengepalkan tangan sebagai simbol dorongan mental.
Menurut Risma, kemenangan berawal dari kemauan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Celtic vs Ferencvaros di Liga Europa: Kans The Hoops Permalukan Lawan di Celtic Park
Prediksi Skor FC Seoul vs Persib di ACL Two: Maung Bandung Hadapi Ujian Berat di Korea
Prediksi Skor Olympiacos vs Jagiellonia Bialystok di Liga Europa: Thrylos Amankan 3 Poin Kandang
Prediksi Skor Malaga vs Villarreal di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Siap Bombardir Tuan Rumah
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao: Duel Tim Papan Tengah LaLiga Berpotensi Berlangsung Ketat
Prediksi Skor Levante vs Athletic Bilbao di Liga Spanyol: Los Leones Bidik Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor Real Betis vs Getafe di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Siap Sikat Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Lillestrom vs Torreense di Liga Europa: Kans Kanarifuglene Menang di Arasen Stadion
Prediksi Skor Besiktas vs Marseille di Liga Europa: Kara Kartallar Cabik-cabik Tim Tamu di Tupras
Prediksi Skor Levski Sofia vs Red Bull Salzburg di Liga Europa: Misi Die Roten Bullen Curi Poin

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022