Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Pasca kemenangan 2-1 melawan Persik Kediri, Pelatih PSIM Yogyakarta Jean-Paul van Gastel memberikan perspektif terkait timnya yang selalu berusaha untuk mempertahankan prinsip dan gaya bermain dalam pertandingan tersebut.
Melansir dari kanal youtube PSIM, Sabtu (1/11), Van Gastel menyoroti pertandingan melawan Persik berlangsung dengan kondisi yang sangat menantang dan menjadi penghalang besar bagi performa timnya.
Secara spesifik, kondisi lapangan disebut sangat keras dan pencahayaan lampu dinilai mengerikan, sehingga membuat jalannya pertandingan menjadi sangat sulit dalam mengembangkan taktik permainan timnya.
Van Gastel mengakui strategi yang diterapkan pada dasarnya sama dengan minggu sebelumnya, dengan hanya melakukan dua pergantian pemain dalam susunan starting eleven.
"Pertandingan ini, keberuntungan memihak ke tim kami dan dampak hujan memberikan kesulitan pada fisik pemain, menyebabkan kaki para pemain menjadi sangat cepat lelah," ungkap Van Gastel.
"Lalu, saya mengamati tim lawan yang cenderung memainkan bola-bola panjang dan memanfaatkan peluang secara oportunistik sejak awal, sebuah pendekatan yang cukup berhasil bagi tim kami untuk meraih kemenangan," tambahnya.
Selain itu, Van Gastel juga menyuarakan ketidaksetujuannya terhadap kartu kuning yang diterima oleh pemainnya, Vidal, yang menyebutnya sebagai keputusan 'benar-benar konyol'.
"Kartu kuning seharusnya diberikan kepada pemain lawan, karena Vidal adalah pemain yang sebenarnya dilanggar, bukan yang melakukan pelanggaran dan saya tidak mengerti keputusan tersebut bahkan setelah melihat rekaman ulang," tandasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022