
Pelatih Timnas Indonesia Patrick Kluivert memberikan arahan kepada pemain saat menghadapi Chinase Taipei dalam International Friendly Match di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, kemarin (5/9). Skuad Garuda berhasil mengalahkan tamunya dengan skor (6-0)
JawaPos.com - Patrick Kluivert resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai pelatih tim nasional Indonesia. Keputusan ini menyusul kegagalannya mengantarkan Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.
Kabar ini disampaikan PSSI melalui akun resmi media sosial, Kamis (16/10). Tidak sampai satu pekan dari kekalahan yang diderita Indonesia di ronde empat kualifikasi Piala Dunia.
"Setelah melalui diskusi yang terbuka dan penuh rasa saling menghormati, kedua belah pihak sepakat untuk mengakhiri kerja sama ini," tulis PSSI.
Pemberhentian ini juga mencakup gerbong kepelatihan dari Belanda yang datang bersama Patrick Kluivert yaitu Alex Pastoor dan Denny Landzat yang berposisi sebagai asisten.
Dalam rilisnya, PSSI juga menyampaikan apresiasi atas kinerja tim kepelatihan tersebut.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Coach Patrick Kluivert dan timnya atas komitmen dan profesionalisme yang telah mereka tunjukkan."
Kluivert mengisi kursi pelatih Timnas Indonesia pada awal Januari lalu. Dirinya menggantikan posisi Shin Tae-yong yang didepak PSSI.
Mantan pelatih Timnas Curacao itu langsung bertanggung jawab atas Timnas yang sedang bertarung di putaran tiga kualifikasi. Dirinya sukses mengantarkan Indonesia masuk ronde empat meski akhirnya gagal melangkahkan kaki ke Piala Dunia.
Selama sepuluh bulan membesut Timnas Indonesia, Patrick telah memimpin delapan laga dengan rincian enam pertandingan Kualifikasi Piala Dunia 2026 dan dua sisanya merupakan partai uji coba.
Catatan tersebut membuatnya menjadi pelatih Timnas dengan jumlah laga tersedikit kedua. Juru taktik 49 tahun itu hanya unggul satu laga dari Simon McMenemy.
Dari delapan pertandingan, Kluivert telah mempersembahkan tiga kemenangan, satu seri, dan empat kekalahan dengan total sepuluh poin.
Kekalahan yang paling diingat oleh publik adalah dua laga putaran keempat kualifikasi. Pasukan Garuda diberondong tiga gol oleh Arab Saudi di laga pertama (8/10) dan hanya bisa membalas dua gol.
Di laga selanjutnya, Indonesia kalah tipis dari Irak 1-0 (11/10) sekaligus memupus harapan Merah-Putih untuk mentas di panggung dunia.
Ketajaman lini serang Indonesia juga menjadi sorotan di masa kepelatihan Kluivert. Indonesia mencetak sebelas gol atau rata-rata 1,4 gol per laga.
Adapun jumlah memasukkan terbanyak dalam satu pertandingan terjadi saat menghadapi Taiwan di laga persahabatan (5/9). Ketika itu, Jay Idzes dkk. menyarangkan enam gol ke gawang lawan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Getafe vs Deportivo La Coruna di Liga Spanyol: Duel Sengit Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Napoli vs Bologna di Liga Italia: Partenopei Menang Tipis di Stadio Maradona
Profil Kanaya Whu: Vokalis MK9 Bentukan Dedi Mulyadi, Meninggal di Usia 35 Tahun
Prediksi Skor Racing de Santander vs Alaves di Liga Spanyol: Harapan Baba Zorros di El Sardinero
Prediksi Skor Lille vs Troyes di Liga Prancis: Kans Calvin Verdonk Cs Pesta Gol di Kandang
Kanaya Whu Vokalis MK9 Meninggal Dunia, Dedi Mulyadi Turut Berduka
Prediksi Skor Augsburg vs Bayer Leverkusen di Liga Jerman: Die Werkself Buru Poin di Laga Tandang
Prediksi Skor RB Leipzig vs Hamburger SV di Liga Jerman: Die Roten Bullen Menang di Red Bull Arena
Prediksi Skor Celta Vigo vs Malaga di Liga Spanyol: Los Celestes Taklukkan Tim Tamu di Kandang
Prediksi Skor Persija vs Persib di Super League 2026/2027: Macan Kemayoran Menang Dramatis!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022