Presiden Persebaya Surabaya Azrul Ananda. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Presiden Persebaya Surabaya, Azrul Ananda, akhirnya angkat bicara usai Green Force meraih kemenangan perdana di Super League 2025/2026. Meski berhasil menundukkan Semen Padang dengan skor tipis 1-0, ia mengakui permainan Green Force belum memuaskan dan butuh evaluasi serius.
Dalam sebuah video yang diunggah akun @andysugarrr, Azrul menyampaikan secara jujur kekecewaannya. “Mainnya jelang banget, pasti (akan ada evaluasi), mohon maaf,” ucap Azrul, yang langsung menuai beragam reaksi dari Bonek.
Kemenangan di Stadion Gelora Bung Tomo, Jumat (19/9/2025), seakan belum cukup meredakan keresahan suporter.
Sejak menit awal, sorakan dari tribun terdengar lantang karena Bonek menilai permainan tim berjalan lambat dan minim variasi serangan.
Persebaya Surabaya memang tampil dominan dalam penguasaan bola, tetapi kesulitan menembus rapatnya lini pertahanan Kabau Sirah.
Dari total sepuluh percobaan, hanya tiga yang tepat mengarah ke gawang, sedangkan sisanya melenceng jauh dari sasaran.
Gol tunggal yang menyelamatkan Persebaya Surabaya lahir di menit ke-78 lewat aksi Bruno Moreira. Ia sukses menuntaskan assist brilian Gali Freitas yang menusuk dari sisi kanan dan memberi umpan silang mematikan.
Meski menang, suasana pasca-laga tetap diwarnai nada kecewa. Banyak Bonek menilai lini tengah Persebaya Surabaya kehilangan kreativitas sejak absennya gelandang maestro Francisco Rivera yang jadi otak serangan musim ini.
“Absenya Rivera lini tengah mati tak berkutik,” tulis salah satu komentar Bonek di media sosial. Suporter lain menambahkan wajar jika pemilik klub sekalipun kecewa melihat performa tim yang tampil tidak konsisten.
Pelatih Persebaya Surabaya, Eduardo Perez, mencoba memahami sorakan dan kritik dari suporter.
Menurutnya, wajar bila Bonek merasa kurang puas karena timnya hanya menang tipis dengan permainan yang belum berkembang maksimal.
“Kami kembali dari kekalahan, dan pemain menunjukkan bahwa mereka bisa meraih tiga poin,” kata Eduardo Perez, Jumat (19/9/2025).
Ia juga menegaskan timnya masih dalam proses adaptasi dan berjanji akan tampil lebih baik di pertandingan berikutnya.
Eduardo Perez menjelaskan Semen Padang memang bermain dengan pertahanan yang rapat sehingga sulit ditembus.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
