Eber Bessa setelah cetak gol lawan PSM Makassar.(Dok. Persita Tangerang)
JawaPos.com - Persita Tangerang akhirnya memetik kemenangan perdana di Super League setelah menaklukkan PSM Makassar dengan skor 2-1 di Banten International Stadium, Kamis (11/9) malam.
Dua gol dari titik putih yang dikonversi Eber Bessa dan Pablo Ganet memastikan tiga poin pertama musim ini, sementara tim tamu hanya mampu membalas lewat sepakan Lucas Diaz.
Pelatih Persita, Carlos Pena, menilai kunci kemenangan ada pada mental tak kenal menyerah yang ditunjukkan anak asuhnya.
“Saya pikir kuncinya adalah tim tidak kehilangan harapan. Setelah lawan mencetak gol kami berusaha mencetak gol tambahan. Tapi pukulan bagi kami dengan gol yang mereka cetak, gol yang sangat luar biasa,” kata pelatih asal Spanyol itu dalam konferensi pers seusai laga.
Meski sempat tersengat gol penyama kedudukan, Persita tetap tampil agresif hingga kembali memperoleh hadiah penalti yang sukses dieksekusi Ganet.
“Setelah itu tim tidak menyerah, melakukan serangan lagi. Kami mendapatkan aksi yang berbuah penalti, dan mencetak gol lagi. Tiga poin penting bagi kami dari lawan yang sangat bagus, dan saya sangat senang,” ujar Pena. Kemenangan ini menandai titik balik bagi Pendekar Cisadane.
Dari tiga laga sebelumnya mereka hanya mengumpulkan satu poin, hasil yang membuat posisi tim sempat tertekan di papan bawah.
“Pertandingan berjalan sangat ketat. Semua pertandingan di Super League ketat. Dua tim di tiga laga awal belum meraih kemenangan, jadi kami memiliki tekanan itu sama seperti PSM Makassar,” lanjut Pena.
Pelatih 40 tahun itu juga menekankan bahwa keberhasilan menaklukkan PSM bukan semata soal strategi, tetapi buah semangat kolektif dan dukungan suporter.
“Kemenangan ini sangat berarti bagi kita semua, karena kita bertarung sangat keras. Mereka (PSM) menekan kita terutama di babak kedua karena tentu saja tidak mau kalah. Pada akhirnya kita bisa meraih tiga poin, sangat senang untuk para pemain dan juga suporter yang tidak bisa datang pada hari ini untuk mendukung kami,” tuturnya.
Tambahan tiga poin tersebut mengangkat Persita ke peringkat 16 klasemen sementara dengan total empat poin dari empat pertandingan. Posisi ini memang masih rawan, tetapi memberi modal penting untuk laga-laga berikutnya. Di sisi lain, PSM yang juga mengincar kemenangan pertama harus puas tetap berkutat di papan bawah.
Bagi Carlos Pena, hasil ini adalah dorongan besar bagi kepercayaan diri skuadnya. Dengan jadwal padat dan persaingan ketat di Super League, ia menegaskan fokus tim kini adalah menjaga konsistensi agar momentum positif tidak berhenti di laga kandang ini.
“Kami ingin terus bekerja, menjaga semangat yang sama, dan memberikan yang terbaik di pertandingan selanjutnya,” pungkasnya.

Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Susunan Pemain Timnas Portugal vs Uzbekistan: Ruben Dias Siap Hadapi Tim Bertahan
Prediksi Skor Yordania vs Aljazair di Piala Dunia 2026: Duel Hidup dan Mati Siapa Lolos dari Grup J
Penampakan Wajah Wanita yang Menipu Tantri Kotak dkk dengan Kerugian Mencapai Rp 10 Miliar
Viral! Pengakuan BEM FH UBK Usai Temui Gibran, Ngaku Terima Uang hingga Minta Maaf ke Mahasiswa
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Kolombia vs RD Kongo di Piala Dunia 2026: Daniel Munoz Motor Serangan Los Cafeteros
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
Prediksi Skor Panama vs Kroasia di Piala Dunia 2026: Misi Berat Luka Modric Berburu Poin Pertama
