
Brigata Curva Sud dan SMM Kudus bersilaturahmi jelang laga Persiku vs PSS Sleman. (Istimewa)
JawaPos.com-Silaturahmi antar suporter kembali mewarnai dunia sepak bola Indonesia. Kali ini, Brigata Curva Sud (BCS) kelompok suporter PSS Sleman menyempatkan diri bersilaturahmi dengan SMM, kelompok suporter Persiku Kudus.
Nampak pentolan dari Brigata Curva Sud (BCS) hadir di sekretariat SMM Kudus dan disambut dengan hangat para pengurus SMM Kudus. Pertemuan hangat ini menjadi sorotan warganet setelah diunggah akun Instagram @sleman.football.enthusiast.
Momen silaturahmi tersebut berlangsung menjelang laga pekan kedua Pengadaian Championship grup timur antara tuan rumah Persiku Kudus kontra PSS Sleman. Pertandingan dijadwalkan digelar pada Minggu (21/9) pukul 15.00 WIB di Stadion Wergu Wetan, Kudus.
Suporter Macan Muria (SMM) menyambut kedatangan BCS dengan penuh keakraban. Melalui instastory akun Instagram resminya @smm_kudus mereka menuliskan pesan hangat.
“Matursuwun sudah berkunjung ke rumah kami,” tulis @smm_kudus.
Tak kalah hangat, Brigata Curva Sud membalas melalui unggahan balasan di instastory Instagram mereka @bcsxpss.1976. “Terima kasih Kudus! Jabat erat, sampai jumpa pertengahan bulan,” @bcsxpss.1976.
Balasan ini memperlihatkan bahwa hubungan dua kelompok suporter ini berjalan baik, jauh dari rivalitas permusuhan panas yang kerap terjadi di tribun sepak bola Indonesia.
Meski PSSI masih memberlakukan aturan larangan bagi suporter tamu untuk hadir langsung di stadion, pertemuan ini disebut-sebut membahas peluang kedatangan suporter PSS Sleman ke Kudus.
Mengingat fanatisme pendukung Super Elja yang terkenal memiliki kefananatikan yang tinggi tidak menutup kemungkinan ribuan Sleman Fans bakal menggelar rombongan awayday ke Kota Kretek.
Di kolom komentar Instagram, sejumlah warganet ikut memberikan tanggapan positif.
“Sugeng rawuh di madrasah mas-masku Sleman,” tulis @persiku.inside.
“Kanggo Sleman fans, berkaca tahun lalu Jogja fans, diharapkan one man one kloso. Monggo pinarak,” imbuh @anufais.
Komentar-komentar tersebut menunjukkan keterbukaan masyarakat Kudus dalam menyambut kedatangan tamu dari Sleman. Bagi mereka, sepak bola tak hanya tentang rivalitas di lapangan, tapi juga sarana ajang mempererat persaudaraan antar daerah.
Langkah yang ditempuh BCS dan SMM ini dinilai sebagai angin segar bagi atmosfer sepak bola nasional. Hubungan antar suporter yang harmonis bisa menjadi contoh bahwa rivalitas tidak harus berujung konflik.
Silaturahmi semacam ini juga berpotensi mengurangi gesekan di tribun maupun jalanan, yang sering kali mencoreng wajah sepak bola Tanah Air.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
