Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 9 September 2025 | 19.30 WIB

Federico Barba Kulineran! Adaptasi Lidah Bintang Persib Bandung Jelang Hadapi Persebaya Surabaya

Federico Barba jajal kulineran di Bandung jelang hadapi Persebaya Surabaya, Jumat (12/9). (Media Persib) - Image

Federico Barba jajal kulineran di Bandung jelang hadapi Persebaya Surabaya, Jumat (12/9). (Media Persib)

JawaPos.com—Rekrutan anyar Persib Bandung Federico Barba mengaku tengah beradaptasi dengan suasana Kota Kembang. Setelah sepekan berada di Bandung, pemain asal Italia itu menemukan banyak hal baru yang membuatnya antusias.

Barba tidak menampik sempat mengalami culture shock, terutama soal makanan khas Sunda. Maklum, sepanjang karir di Eropa, dia terbiasa dengan sajian khas Italia yang kental dengan pasta dan pizza.

Meski begitu, mantan pemain AS Roma dan Empoli itu tetap menikmati pengalaman kuliner barunya di Bandung. Dia menyebut proses adaptasi ini menjadi bagian penting dari perjalanan karirnya di Indonesia.

“Ya saya sekarang sedang mencoba untuk menemukan banyak hal, sejujurnya ini bagus. Tapi saya adalah orang Italia, mengenai makanan, saya cinta pasta dan tidak mudah untuk mengubahnya,” ucap Barba dikutip dari I.League, Selasa (9/9).

Bek berusia 32 tahun itu menjadi amunisi anyar Maung Bandung musim ini. Dia didatangkan untuk memperkokoh lini pertahanan yang akan menghadapi jadwal padat di Super League 2025/2026 dan AFC Champions League Two.

Kehadiran Barba semakin menambah deretan pemain belakang berkualitas yang dimiliki Persib. Sebelumnya sudah ada nama-nama tangguh seperti Julio Cesar, Patricio Matricardi, Frans Putros, Alfeandra Dewangga, Kakang Rudianto, hingga Rezaldi Hehanussa.

Meski harus bersaing ketat dengan pemain lain, Barba justru merasa senang. Dia menilai Persib kini punya kedalaman skuad yang membuat pelatih Bojan Hodak lebih fleksibel dalam menentukan strategi.

“Sangat bagus, diperkuat banyak pemain yang sangat bagus. Jadi kami bisa bermain dengan empat bek atau tiga bek,” ungkap dia.

Menurut Barba, pertahanan adalah hal yang sangat vital dalam permainan modern. Dengan kombinasi bek dan penjaga gawang yang solid, dia optimistis Persib bisa melangkah jauh musim ini.

“Pelatih punya banyak opsi untuk menentukan dan pertahanan merupakan hal paling utama di tim, jadi ini sangat penting, termasuk penjaga gawang,” lanjut eks pilar timnas Italia U-21 tersebut.

Semangat adaptasi yang ditunjukkan Barba bukan hanya di lapangan, tetapi juga di luar lapangan. Dia berusaha mengenal budaya, lingkungan, serta kehidupan masyarakat Bandung yang penuh warna.

Pemain kelahiran Roma itu bahkan mulai mencoba aneka makanan lokal meski lidahnya masih terbiasa dengan kuliner khas Italia. Hal itu menjadi pengalaman unik sekaligus tantangan pribadi yang dia jalani dengan senyuman.

Kebiasaan baru inilah yang membuat Barba semakin dekat dengan atmosfer Kota Kembang. Dia merasa diterima dengan baik oleh rekan setim, tim pelatih, serta suporter fanatik Persib, yang selalu memberi dukungan penuh.

Barba menilai dukungan Bobotoh merupakan energi tambahan. Dia ingin membalas sambutan hangat itu dengan performa terbaik di setiap pertandingan.

Optimisme pun dilontarkan menjelang laga krusial melawan Persebaya Surabaya. Persib akan menjamu Green Force pada pekan ke-5 Super League 2025/2026 di Stadion GBLA, Jumat (12/9) pukul 15.30 WIB.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore