Kiper Persebaya Surabaya Ernando Ari siap tampil habis-habisan bersama Timnas Indonesia. (Instagram @nandoariiiss)
JawaPos.com - Kiper Indonesia cukup bisa bersaing di tengah beberapa nama kiper asing di Super League 2025/2026. Statistik dari I-League menunjukkan dominasi kiper Indonesia.
Dua nama penjaga gawang yang dipanggil Timnas Indonesia untuk melakoni laga FIFA Matchday melawan Taiwan dan Lebanon juga masuk daftar TOP 5 Save.
Nama seperti Adi Satryo (Arema FC) dan Ernando Ari (Persebaya Surabaya) memimpin daftar Top Saves, disusul Nadeo Argawinata (Borneo FC) yang juga bersinar di posisi kelima. Fakta ini menjadi bukti bahwa kiper lokal tak bisa dipandang sebelah mata.
Kiper Arema FC, Adi Satryo, tampil gemilang sejak awal musim. Dari empat laga yang sudah dijalani, ia mencatatkan total 18 penyelamatan dan satu kali cleansheet.
Penampilan terbaiknya terjadi ketika Arema menahan imbang PSIM Yogyakarta 1-1, di mana Adi melakukan sejumlah aksi krusial untuk menjaga gawang tetap aman.
Konsistensi Adi sementara ini membuatnya berada di posisi teratas Top Saves, sekaligus membuktikan kualitas kiper muda lokal tak kalah dengan penjaga gawang asing.
Meski Persebaya baru memainkan tiga pertandingan karena laga tandang melawan PSM Makassar ditunda, Ernando Ari sudah mencatatkan 14 penyelamatan dan satu clean sheet. Catatan itu membuatnya berada di posisi kedua Top Saves. Kecepatan refleks dan keberanian dalam duel satu lawan satu menjadi modal utama kiper berusia 23 tahun itu.
Sementara itu, Nadeo Argawinata juga tak kalah konsisten. Hingga pekan keempat, kiper Borneo FC Samarinda itu membukukan 12 penyelamatan dan satu clean sheet.
Posisinya di urutan kelima Top Saves tetap menjadikannya salah satu kiper lokal paling stabil di Liga 1. Dipanggilnya Ernando dan Nadeo ke timnas menambah daya tarik persaingan, sekaligus memunculkan pertanyaan apakah mereka berdua dipercaya Patrick Kluivert untuk menjaga mistar gawang ketika menghadapi Lebanon?
Kehadiran kiper asing seperti Sonny Stevens (Dewa United) dan Mike Hauptmeijer (Bali United), yang sama-sama mengoleksi 13 penyelamatan, membuat persaingan makin ketat. Namun, dominasi kiper lokal di papan atas daftar Top Saves membuktikan bahwa kualitas penjaga gawang Indonesia terus berkembang.
Dominasi dan persaingan sehat di posisi kiper ini menjadi keuntungan besar untuk Timnas Indonesia. Meskipun di posisi penjaga gawang ada pemain yang bermain di luar negeri seperti Emil Audero dan Marten Paes, namun dengan banyaknya kiper bagus yang ada di Super League bisa memberikan opsi lain untuk Patrick Kluivert.
1. Adi Satryo (Arema FC) – 18 Save
2. Ernando Ari (Persebaya Surabaya) – 14 Save
3. Sonny Stevens (Dewa United) – 13 Save

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
