Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 30 Agustus 2025 | 14.54 WIB

Kota Makassar Tidak Kondusif, Duel Klasik PSM vs Persebaya Resmi Dibatalkan LIB

Laga PSM Makassar vs Persebaya Surabaya resmi ditunda yang harusnya digelar Minggu (31/8/2025). (Media Persebaya)


JawaPos.com
— Resmi! Laga klasik PSM Makassar melawan Persebaya Surabaya pada pekan ke-4 Super League 2025/2026 dipastikan tidak jadi digelar sesuai jadwal. PT Liga Indonesia Baru (LIB) selaku operator kompetisi telah mengeluarkan surat resmi penundaan pertandingan tersebut.

Pertandingan yang seharusnya berlangsung di Stadion Gelora BJ Habibie, Parepare, pada Minggu 31 Agustus 2025 itu terpaksa dibatalkan. Keputusan ini diambil menyusul kondisi keamanan di Kota Makassar yang memanas usai kericuhan besar pada Jumat malam (29/8/2025).

Kerusuhan yang bermula dari aksi solidaritas untuk Affan Kurniawan itu berujung ricuh. Ribuan massa turun ke jalan dan membakar sejumlah fasilitas publik di pusat Kota Makassar. Amukan massa menyasar berbagai titik vital, termasuk pos polisi, Gedung DPRD Makassar, Gedung DPRD Sulawesi Selatan, hingga kantor Kejaksaan Tinggi Sulsel.

Bahkan, peristiwa ini memakan korban jiwa setelah beberapa orang terjebak di dalam gedung DPRD yang terbakar. Situasi semakin mencekam ketika sejumlah korban lain nekat melompat dari gedung tinggi demi menyelamatkan diri.

Peristiwa itu langsung membuat aparat keamanan fokus penuh pada penanganan krisis, bukan lagi pada pengamanan pertandingan sepak bola. Sejumlah spekulasi sempat beredar laga PSM kontra Persebaya Surabaya akan ditunda.

Namun pagi ini, Sabtu (30/8/2025), kepastian itu akhirnya datang lewat unggahan akun Instagram @teman_suporter yang memperlihatkan surat resmi LIB. Dalam surat bernomor 1277/LI-COR/VIII/2025 itu dijelaskan pertandingan ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.

Surat dari LIB terkait penundaan laga PSM Makassar vs Persebaya Surabaya. (LIB)

Penundaan didasarkan pada rujukan dari kepolisian Sulawesi Selatan serta permohonan resmi dari manajemen PSM Makassar. Surat tersebut diteken langsung oleh Direktur Utama PT LIB, Ferry Paulus. Isinya menegaskan laga PSM Makassar vs Persebaya Surabaya ditunda sampai pemberitahuan lebih lanjut.

Dalam surat itu juga disebutkan, keputusan diambil berdasarkan Pasal 23 ayat 6 Regulasi Kompetisi BRI Super League 2025/2026. Regulasi tersebut memberi kewenangan operator liga untuk mengubah jadwal bila terjadi kondisi darurat yang mengganggu kelancaran pertandingan.

LIB menilai situasi Makassar pasca-kerusuhan tidak kondusif untuk melangsungkan pertandingan besar. Apalagi laga ini diprediksi akan menyedot puluhan ribu suporter, baik dari tuan rumah maupun pendukung Green Force.

Pihak LIB juga meminta klub tuan rumah segera menindaklanjuti keputusan ini dengan seluruh pihak terkait. Koordinasi dengan kepolisian, pemerintah daerah, dan panitia pelaksana diwajibkan agar situasi tetap terkendali.

Dengan keputusan ini, ribuan suporter PSM dan Persebaya Surabaya yang sudah bersiap ke stadion harus menelan kekecewaan. Banyak pendukung mengaku sudah membeli tiket dan memesan transportasi jauh hari sebelumnya.

Bagi PSM Makassar, penundaan ini jelas memengaruhi ritme permainan tim. Pasalnya, Juku Eja sedang berusaha bangkit setelah hasil kurang maksimal di laga awal musim. Hal serupa juga dialami Persebaya Surabaya yang tengah mencari konsistensi di papan atas. Tim besutan pelatih asal Brasil itu kehilangan momentum penting menghadapi rival klasik mereka.

Selain merugikan aspek teknis, penundaan laga juga berdampak pada sisi finansial. Panitia pelaksana PSM diperkirakan mengalami kerugian akibat tiket yang harus ditunda penukarannya.

Editor: Dhimas Ginanjar
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore