Eduardo Perez bangga dengan Dime Dimov mengawal lini belakang Persebaya Surabaya. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya menutup pekan ke-3 Super League 2025/2026 dengan kemenangan manis atas Bali United FC. Bermain di Stadion Gelora Bung Tomo, Green Force menang telak 5-2 di hadapan puluhan ribu Bonek Mania.
Namun, sorotan utama bukan hanya soal pesta gol Persebaya Surabaya di kandang sendiri. Nama Dime Dimov justru menjadi perbincangan hangat seusai pertandingan penuh gengsi tersebut.
Pelatih Eduardo Perez Moran melontarkan pujian tinggi terhadap bek asal Makedonia Utara itu. Menurutnya, Dimov tampil solid dan berperan penting menjaga kestabilan lini belakang Persebaya Surabaya.
“Bagi saya, hari ini kami memainkan pertandingan yang fantastis. Kami tahu kualitas lini depan Bali United, tapi Dime bermain sangat baik, seperti semua pemain lainnya,” kata Eduardo Perez dikutip dari I.League, Rabu (27/8/2025).
Pelatih asal Spanyol itu menegaskan kemenangan besar tak lahir hanya dari kerja individu. Ia menekankan kerja keras seluruh skuad yang semakin padu sejak pekan pertama.
“Sejak hari pertama kami kalah, kami sudah bicara bahwa kami memiliki skuad yang luar biasa. Sekarang kami sudah menang dua kali berturut-turut. Kami harus tetap seperti ini, tapi terus bekerja dengan rendah hati, bekerja keras setiap hari,” tegasnya.
Statistik juga membuktikan kontribusi nyata Dimov di tiga laga awal musim ini. Ia mencatat 107 umpan sukses dari 116 percobaan, 2 tekel bersih, 10 intersepsi, serta 2 sapuan krusial yang memutus ancaman lawan.
Angka-angka itu menempatkan Dimov sebagai raja passing kedua di skuad Persebaya Surabaya. Ia hanya kalah tipis dari kompatriotnya Risto Mitrevski yang mencatat rata-rata 35,7 operan per laga.
Meski begitu, apresiasi Perez tidak sejalan dengan sebagian suara Bonek di tribun maupun media sosial. Sejumlah suporter justru melontarkan kritik tajam terhadap penampilan bek berusia 31 tahun itu.
Bonek menilai Dimov kerap kalah dalam duel lari dan kurang sigap dalam menjaga pergerakan striker lawan. Tak sedikit yang meminta agar Dimov diganti oleh bek lain di laga berikutnya.
“Risto luar biasa, Dimov ya ampun.. Lari nggak kuat, marking sering lolos,” tulis salah satu komentar Bonek di media sosial. Ada pula yang terang-terangan menyerukan “Dimov Out” sebagai bentuk protes.
Bahkan, beberapa Bonek menyarankan agar Eduardo Perez lebih memberi menit bermain kepada Leo Lelis maupun Kadek Raditya. Kritik keras itu membuat performa Dimov jadi bahan perdebatan hangat.
Namun, Perez tetap teguh dengan pandangannya. Menurutnya, semua pemain berperan besar dalam keberhasilan Persebaya Surabaya mengamankan dua kemenangan beruntun.
Di luar pro-kontra, sosok Dime Dimov memang membawa pengalaman panjang sebelum berlabuh ke Surabaya. Ia resmi bergabung dengan Persebaya pada 5 Januari 2025 dengan kontrak hingga Mei 2026.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
Live Streaming PSS Sleman vs Garudayaksa FC Final Liga 2 dan Prediksi Skor: Trofi Bergengsi Menanti Pemenang!
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal dan Link Live Streaming Moto3 Prancis Hari Ini: Momentum Veda Ega Rebut Pole Position!
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
