Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 25 Agustus 2025 | 19.30 WIB

Malioboro Pecah! Kericuhan Suporter Terjadi Usai Laga PSIM Yogyakarta vs Persib Bandung

Reva Adi Utama saat berduel dengan Saddil Ramdani (dok. PSIM)

 

JawaPos.com - Kericuhan suporter kembali terjadi usai pertandingan Super League 2025/2026. Kali ini, bentrokan diduga melibatkan oknum suporter Persib Bandung dan PSIM Yogyakarta pada Minggu (24/8) malam, tepat setelah duel laga tersebut digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Jogjakarta.

Berdasarkan berbagai potongan video amatir dan foto yang beredar di media sosial, bentrokan antarsuporter terjadi di luar Stadion Sultan Agung, Bantul. Mereka terlibat kejar-mengejar dan tawuran di kawasan Malioboro, jantung Kota Jogjakarta.

Kabarnya, insiden ini berawal dari sebuah bus yang membawa rombongan suporter Persib Bandung yang menabrak salah satu suporter PSIM. Penggemar tuan rumah pun coba mengepung bus fans tim tamu.

Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari pihak kepolisian maupun kedua tim, baik Persib Bandung maupun PSIM. Namun, aparat keamanan langsung bergerak cepat untuk mengamankan kericuhan. Beberapa oknum suporter telah diamankan.

Kericuhan ini jelas menodai pertandingan PSIM Yogyakarta vs Persib Bandung yang sebenarnya cukup seru di lapangan. Banyak drama tersaji dalam duel yang berujung hasil imbang 1-1 tersebut.

Tuan rumah PSIM mampu unggul lebih dulu lewat eksekusi penalti Ze Valente pada menit ke-63. Titik putih didapat setelah ada pelanggaran yang dilakukan bek Julio Cesar terhadap striker asing Nermin Haljeta di kotak terlarang.

Persib sempat hampir menyamakan kedudukan tujuh menit kemudian. Ini setelah tim tamu mendapat penalti usai pelanggaran di area 16 meter. Namun, Uilliam Barros gagal mengonversinya menjadi gol setelah tendangannya melambung tinggi di atas mistar gawang.

Persib Bandung berhasil menyamakan kedudukan jelang laga berakhir, lewat gol yang dicetak pada menit ke-90+4 oleh Patricio Matricardi.

Drama semakin panas sekitar lima menit kemudian. Persib kembali mendapat penalti setelah Frans Putros dijatuhkan di kotak penalti oleh Reva Adi Utama. Namun, kiper muda Cahya Supriadi tampil heroik dengan menepis eksekusi penalti Kapten Persib, Marc Klok. Skor pun tetap 1-1.

Selain mencoreng laga, kericuhan suporter ini terasa kian mengkhawatirkan karena terjadi di tengah adanya regulasi larangan suporter tim tamu. Aturan tersebut sudah berlaku dalam tiga musim terakhir dan belum dicabut oleh I.League berdasarkan rekomendasi PSSI.

Dengan demikian, kericuhan suporter di Yogyakarta secara tak langsung dapat memvalidasi mengapa I.League dan PSSI belum mencabut regulasi larangan suporter tim tamu dalam kompetisi Super League 2025/2026.

Editor: Edi Yulianto
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore