Laga Persebaya vs Persik.
JawaPos.com - Hubungan Persebaya Surabava dan Persik Kediri sedang hangat-hangatnya. Terbukti, kedua tim sudah dua kali menjalani latihan bersama dalam 10 hari terakhir.
Uji coba pertama digelar di Lapangan ABC Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada 16 Juli lalu. Kemarin (25/7) sore, uji coba kedua dilakukan. Kedua tim "memeras keringat" bersama di Stadion Gelora 10 November, Surabaya.
"Kami latihan bersama dengan Persebaya karena jaraknya (dari Kediri) tidak terlalu jauh. Dan, kebetulan Persebaya juga punya program yang sama," kata Manajer Persik M. Syahid Nur Ichsan saat ditemui Jawa Pos usai latihan bersama tersebut.
Syahid menyatakan kedua tim punya kebutuhan yang nyaris sama. Apalagi, melawan Persebaya juga dianggap menguntungkan bagi Persik.
"Karena kami memang mencari lawan yang selevel. Selevel dalam arti memiliki pemain asing yang sudah komplet," kata Syahid.
Dalam latihan bersama itu, kedua tim dikabarkan menurunkan skuad terbaik. Soal skor, itu bukan hal yang penting.
"Yang jelas, kami sudah cukup kuat. Persebaya pun menilai hal yang sama kepada tim kami," terang Syahid.
Dia berharap uji coba itu bisa membuat timnya makin nyetel. "Ada banyak pemain yang baru bergabung. Jadi kami membutühkan chemistry dalam tim. Uji coba in penting untuk progres pemain," tambahnya.
Winger Persik M. Supriadi mengaku senang bisa latihan bersama dengan mantan timnya. "Senang karena bisa pulang ke Surabaya dan bertemu dengan teman-teman lama, katanya kepada Jawa Pos.
Sayang, dia tidak sempat pulang ke Rungkut. "Karena besok (hari ini) latihan. Jadi langsung balik ke Kediri," jelasnya.
Baca Juga: Eduardo Perez dan Bruno Moreira Curhat, Skuad Persebaya Surabaya Inginkan Hal Ini dari Bonek!
Bagaimana dengan Persebaya?

Fans Persija Datangi Sesi Latihan di Sawangan, Jakmania Bentangkan Spanduk Kritik untuk Manajemen Klub
Kemendiktisaintek Ubah Nama Prodi Teknik jadi Rekayasa, ini Daftarnya
Sekjen Laskar Merah Putih Minta Presiden Perhatikan Para Jaksa: Mereka Belum Dapat Apresiasi yang Proporsional
11 Oleh-Oleh Khas Semarang yang Paling Diburu Wisatawan karena Rasanya Lezat dan Cocok Dijadikan Buah Tangan
Jadwal Moto3 Catalunya 2026: Veda Ega Pratama Siap Jaga Konsistensi di Barcelona
Koperasi Desa Merah Putih di Pakuhaji Sepi dan Bangunan Sederhana, Dinkop UMKM Tangerang: Tidak Dibangun dari Dana Agrinas
5 Mall Terbaik dan Paling Cozy di Solo, Cocok untuk Menikmati Kuliner, Belanja, dan Nongkrong di Satu Tempat
13 Buah Tangan Khas Malang Paling Populer dengan Cita Rasa Lezat dan Harga Ramah di Kantong
12 Rekomendasi Oleh-Oleh Tradisional dan Kekinian Khas Bandung, Wajib Masuk Daftar Belanja Wisatawan Saat Berkunjung ke Kota Kembang
10 Rekomendasi Oleh-oleh Khas Solo yang Selalu Ramai Dibeli Saat Musim Liburan, Mulai dari Tradisional hingga Makanan Kekinian!
