Suporter Persebaya, Bonek saat laga uji coba melawan PSS Sleman sekaligus launching tim kompetisi Super League musim 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Sabtu (19/6). (Riana Setiawan/ Jawa Pos)
JawaPos.com – Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, full house saat Persebaya Surabaya menggelar Team Launching Game kontra PSS Sleman pada Sabtu lalu (19/7). Bonek memenuhi seluruh tribun. Ketika itu pertandingan sempat terhenti akibat "pesta flare" pada menit ke-72.
Antusiasme suporter itu membuat kapten Persebaya Bruno Moreira senang. Dia menyebut kehadiran suporter yang memenuhi tribun sangatlah penting.
"Motivasi utama kami adalah (dari) suporter. Ketika kami keluar (lorong) saat perkenalan tim, kami melihat atmosfernya. Kami tahu itu jadi motivasi bagi kami di lapangan," kata winger asal Brasil itu seusai pertandingan.
Dia berharap atmosfer seperti itu tidak hanya terjadi saat launching team. Namun, dia ingin agar kondisi serupa terjadi saat Super League 2025-2026 berjalan. "Kami tidak perlu bicara tentang banyak hal. Yang terpenting adalah, selama kompetisi dimulai, suporter datang dan terus mendukung kami. Karena mereka seperti pemain tambahan bagi kami," bebernya.
Suporter Persebaya, Bonek saat laga uji coba melawan PSS Sleman sekaligus launching tim kompetisi Super League musim 2025/2026 di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) Sabtu (19/6). (Riana Setiawan/ Jawa Pos)
Pelatih Persebaya, Eduardo Perez Moran, juga merasa demikian. Kehadiran suporter menurutnya bisa memberi motivasi tambahan bagi pemain.
"Bagi kami, penting untuk bermain dengan atmosfer seperti ini. Jika para pemain masuk lapangan dengan atmosfer luar biasa, sebagai pelatih saya tidak memberi motivasi ekstra," cetus pelatih asal Spanyol itu.
Baca Juga: Psywar Persebaya Surabaya di Laga Pramusim! Tak Pernah Kalah Jelang Super League 2025/2026
Musim Lalu Rata-Rata 14.729 Penonton Per Pertandingan
Musim lalu Persebaya menempati urutan ketiga tim dengan jumlah penonton terbanyak. Total ada 250.386 penonton yang hadir dalam 17 laga home di Stadion Gelora Bung Tomo. Mereka hanya kalah dari Persija Jakarta dan Persib Bandung yang ada di posisi pertama dan kedua.
Dengan jumlah itu, rata-rata penonton Green Force musim lalu mencapai 14.729 per laga. Duel melawan Arema FC pada 7 Desember 2024 menjadi salah satu laga yang banyak ditonton. Total ada 25 ribu lembar tiket yang terjual dalam laga bertajuk Derbi Jatim tersebut.
Saat ini skuad Green Force sudah kembali berlatih. Latihan sudah diikuti oleh beberapa pemain baru, termasuk kiper Rendy Oscario dan striker anyar Mihailo Perovic. Kemenangan tipis 1-0 atas PSS Sleman dalam launching game diharap menjadi modal bagus.

Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
Wisata Kuliner Kabupaten Malang: 7 Makanan Khas yang Legendaris, Unik dan Autentik untuk Food Lovers
Dana Desa Dialihkan untuk Koperasi Merah Putih, Pembangunan Desa di Bantul Jalan dengan Skema Lain
50 Unit Mobil Koperasi Desa Merah Putih Tiba di Wonogiri, Dandim 0728/Wonogiri: Saran Saya Tidak Usah Digunakan Dulu Mobilnya
