MAKSIMALKAN KEBUGARAN: Agam Haris, pelatih Indonesia pertama di Liga Arab Saudi berbagi tips menjaga kebugaran optimal selama berpuasa di Bulan Ramadhan. (Agam Haris untuk JawaPos.com)
JawaPos.com — Agam Haris menaruh harapan besar pada gelaran PSSI National Coaching Conference 2025 sebagai bukti keseriusan PSSI dalam membangun kompetensi pelatih lokal. Ia menilai konferensi tersebut menjadi ajang penting bagi para pelatih Indonesia untuk terus memperbarui ilmu dan mengikuti perkembangan dunia kepelatihan modern.
“Acara PSSI National Coaching Conference 2025 merupakan wadah untuk merefresh dan meng-update ilmu kepelatihan bagi pelatih Indonesia dari berbagai latar belakang lisensi, mulai dari lisensi D, C, B, A hingga A Pro,” ujar Agam Haris kepada JawaPos.com, Sabtu 26 Juli 2025.
“Pemateri yang dihadirkan juga luar biasa, langsung dari FIFA, AFC, pelatih timnas senior, timnas putri, timnas U-17, hingga pelatih klub juara Liga 1 Persib dan runner-up Dewa United.”
Menurut Agam, konferensi ini menjadi pengingat seorang pelatih tidak boleh merasa cukup dengan ilmu yang dimiliki.
“Ketika seorang pelatih berhenti belajar, maka dia juga harus berhenti melatih,” tegas pria 32 tahun asal Lamongan, Jawa Timur tersebut.
Agam Haris memang dikenal sebagai pelatih muda yang punya komitmen tinggi dalam pengembangan diri.
Cedera lutut yang dideritanya pada 2012 memaksa dia mengubur mimpi sebagai pemain sepak bola profesional, namun justru membuka jalan karier barunya di dunia kepelatihan.
Lulusan S1 Pendidikan Kepelatihan Olahraga Unesa Surabaya ini mengawali perjalanan lisensi dengan mengambil kursus lisensi D nasional pada 2014.
Ia terus menanjak hingga memperoleh lisensi C AFC (2018), B Diploma PSSI (2020), dan akhirnya A Diploma setara AFC pada 2022.
Selepas menyelesaikan lisensi A, ia mendapatkan kesempatan emas dari pelatih senior Eduard Ivakdalam untuk menjadi asisten pelatih di Persewar Waropen.
Dua musim ia jalani bersama klub tersebut sebelum akhirnya menerima tawaran melatih di Arab Saudi.
“Alhamdulillah, manajemen Persewar memberikan izin bagi saya untuk melanjutkan karier ke luar negeri,” kata Agam. Ia pun mencetak sejarah sebagai pelatih Indonesia pertama yang tampil di Liga Arab Saudi.
Di Arab Saudi, Agam Haris menjadi asisten pelatih di klub Al Wehda sekaligus pelatih kepala untuk kelompok usia 16-18 tahun di Jedda Pro Football Academy.
Tak butuh waktu lama, ia mendapatkan promosi sebagai technical director dan merangkap asisten pelatih tim wanita Al Wehda.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
