Persebaya Surabaya siap berjuang di bulan awal Super League 2025/2026. (Media Persebaya)
JawaPos.com — Persebaya Surabaya harus bersiap menghadapi jadwal berat sejak awal musim Super League 2025/2026. Klub berjuluk Green Force itu langsung dihadang oleh tim-tim tangguh di bulan Agustus yang dikenal sebagai “bulan neraka”.
Empat laga padat dalam sebulan akan jadi ujian serius bagi tim asuhan pelatih anyar mereka. Lawan yang dihadapi bukan sembarangan karena merupakan juara dan langganan papan atas dalam beberapa musim terakhir.
Persebaya Surabaya membuka kampanye musim baru dengan menjamu PSIM Yogyakarta pada Jumat, 8 Agustus 2025.
PSIM merupakan juara Liga 2 musim lalu dan tentu datang ke Gelora Bung Tomo dengan semangat promosi yang menggebu.
Tak hanya sekadar tim promosi, PSIM datang dengan status tim yang solid dan siap mengejutkan. Laga perdana ini menjadi ujian pertama konsistensi dan mental para pemain muda Persebaya Surabaya.
Belum sempat bernapas lega, Persebaya Surabaya langsung bertandang ke markas Persita Tangerang pada Jumat, 15 Agustus 2025.
Stadion Indomilk Arena bakal jadi saksi ketangguhan Persebaya Surabaya dalam laga tandang pertama mereka musim ini.
Persita bukanlah lawan enteng meski statusnya kerap naik turun di papan tengah. Tim ini dikenal sulit ditaklukkan saat bermain di kandang dengan dukungan fanatik pendukung lokal.
Laga berat ketiga datang seminggu kemudian, Sabtu, 23 Agustus 2025, ketika Bali United menyambangi Gelora Bung Tomo.
Klub asal Pulau Dewata itu menyandang status back to back champion Liga Indonesia dalam dua musim terakhir.
Bali United menjadi momok bagi tim mana pun di Super League 2025/2026, termasuk Persebaya Surabaya.
Kedigdayaan Serdadu Tridatu dengan permainan kolektif dan strategi matang menjadi ancaman nyata di kandang Green Force.
Puncak dari bulan neraka datang pada 31 Agustus 2025 saat Persebaya Surabaya harus bertandang ke markas PSM Makassar. Bermain di Stadion B.J. Habibie, Parepare, jelas bukan perkara mudah bagi tim tamu mana pun.
PSM adalah juara Liga 1 Indonesia 2022/2023 dan memiliki rekor kandang yang mengerikan. Bermain keras dan disiplin jadi ciri khas permainan Juku Eja yang siap menjegal langkah Persebaya Surabaya.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
