Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 10 Juli 2025 | 22.29 WIB

Bojan Hodak Puji Adaptasi Febri Hariyadi di Pos Baru, Eks Timnas Indonesia Jadi Solusi Tambahan Lini Belakang Persib Bandung

Pemain andalan Persib Bandung, Febri Hariyadi. (Dok. JawaPos.com) - Image

Pemain andalan Persib Bandung, Febri Hariyadi. (Dok. JawaPos.com)

JawaPos.com- Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, memberikan apresiasi tinggi terhadap performa Febri Hariyadi yang tampil luar biasa di posisi yang tak biasa. Dalam dua laga awal Grup B Piala Presiden 2025, pemain yang akrab disapa Bow itu dipercaya mengisi posisi bek kanan, posisi yang sejatinya bukan peran utamanya di lapangan.

Biasanya, sektor bek kanan diisi oleh Henhen Herdiana, Kakang Rudianto, atau Robi Darwis. Namun, absennya ketiga pemain tersebut membuat Hodak harus memutar otak.

Kakang dan Robi tengah menjalani pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia U23, sedangkan Henhen harus menepi karena sakit. Alhasil, Bow diplot menjadi pelapis darurat di lini belakang.

"Kakang dan Robi tidak bisa bergabung karena bersama tim nasional. Sementara Henhen sedang sakit, jadi kami tidak punya banyak opsi di posisi itu. Karena itulah kami memasang Febri," jelas Hodak.

Meski bukan berposisi asli sebagai bek kanan, Hodak menilai Febri tampil solid dan adaptif. Ia bahkan menyebut pemain berusia 28 tahun itu sebagai opsi tambahan yang menjanjikan di lini pertahanan Persib.

"Dia adalah pemain menyerang yang bagus dan berpengalaman. Sekarang kami tahu bahwa dia bisa menjadi solusi tambahan (opsi menjadi bek kanan)," ungkap pelatih asal Kroasia tersebut.

Penampilan Febri sebagai bek kanan ditampilkan dalam dua pertandingan awal Persib di Piala Presiden 2025. Pada laga perdana, Persib harus mengakui keunggulan Port FC asal Thailand dengan skor 0-2. Sementara di laga kedua, Persib bermain imbang 1-1 melawan Dewa United di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

Dalam laga tersebut, Persib sempat unggul lebih dulu melalui gol William Marcilio pada menit ke-65. Namun, kemenangan yang sudah di depan mata buyar setelah Dewa United mendapat hadiah penalti yang dieksekusi Egi Maulana Vikri di masa injury time.

Hasil imbang tersebut membuat Persib mengumpulkan satu poin dari dua laga. Situasi ini tentu bukan hasil ideal, namun Hodak menilai timnya terus menunjukkan progres, terutama dalam konteks adaptasi pemain dan fleksibilitas taktik.

Kejelian Hodak dalam membaca kebutuhan tim dan memaksimalkan potensi pemain seperti Febri Hariyadi menjadi bukti bahwa Persib tak hanya fokus pada hasil, tetapi juga proses pembentukan tim yang lebih solid dan dinamis. 

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore