
Franco Ramos Mingo (dok. PSIM Yogyakarta)
JawaPos.com - Menjelang kick-off musim baru Liga 1 yang bakal berubah menjadi Super League 2025/2026, PSIM Yogyakarta semakin gencar mempersiapkan skuad terbaiknya. Langkah strategis Laskar Mataram kini tampak semakin serius dengan mendatangkan bek asal Argentina Franco Ramos Mingo, yang memiliki pengalaman bermain di Major League Soccer (MLS), Amerika Serikat.
Sebagai tim promosi yang baru saja naik ke kasta tertinggi sepakbola Indonesia, PSIM Yogyakarta tidak ingin tampil seadanya. Laskar Mataram bertekad menjalani musim debut mereka di Super League dengan penuh kepercayaan diri dan persiapan matang.
Salah satu langkah nyata yang diambil manajemen adalah merekrut defender tinggi asal Argentina, Franco Mingo. Pemain berpostur jangkung ini dipandang sebagai solusi tepat untuk memperkuat lini pertahanan tim yang dipimpin pelatih lokal.
Razzi Taruna, manajer PSIM Yogyakarta, menilai Franco memiliki karakteristik yang sangat sesuai dengan kebutuhan tim. Pemain kelahiran Cordoba, Argentina ini dinilai unggul dalam pertarungan udara, sebuah aspek krusial dalam sepakbola Indonesia yang seringkali mengandalkan permainan crossing dan situasi bola mati.
"Dia modern, bisa bertahan, bisa bantu menyerang juga. Dia punya kecepatan yang baik," ujar Razzi dengan optimis.
Pengalaman Internasional yang Mengesankan
Eks punggawa klub divisi tiga Liga Amerika (MLS) Toronto FC II ini memang bukan pemain sembarangan. Franco tidak hanya memiliki fleksibilitas yang baik dalam transisi bertahan ke menyerang, tetapi juga membawa segudang pengalaman dari kompetisi internasional.
Perjalanan karier Franco Mingo dimulai dari benua Amerika. Pemain berusia 27 tahun ini memulai karier profesionalnya bersama Toronto FC II pada musim 2019/2020, di mana ia mendapat pengalaman berharga dalam sistem sepakbola MLS yang kompetitif.
Petualangan Empat Tahun di Spanyol
Dari divisi tiga MLS, Franco kemudian memutuskan untuk hijrah ke Eropa, tepatnya Spanyol. Selama empat tahun, ia menghabiskan waktu membela empat tim berbeda di negeri matador, pengalaman yang tentu saja akan sangat berharga untuk sepakbola Indonesia.
Pemberhentian pertamanya adalah San Fernando CD, yang kemudian meminjamkannya ke Las Rozas. Setelah kontraknya tidak diperpanjang San Fernando, ia berpindah ke klub kasta ketiga Liga Spanyol Marbella FC pada musim 2021/2022.
Perjalanan kariernya di Spanyol berlanjut ketika ia bergabung dengan Atletico Levante selang satu musim kemudian. Atletico Levante menjadi klub terakhir yang dibela Franco di Spanyol sebelum melanjutkan petualangannya ke Bulgaria.
Pengalaman Liga Bulgaria Sebagai Bekal
Sebelum akhirnya berlabuh di Yogyakarta, Franco sempat merasakan atmosfer sepakbola Eropa Timur dengan bergabung bersama Beroe Stara Zagora yang berlaga di divisi pertama Liga Bulgaria. Ia menghabiskan dua musim di sana, pengalaman yang semakin memperkaya kemampuannya sebagai defender.
Franco mengaku sangat antusias untuk merasakan pengalaman baru di liga Indonesia yang belum pernah ia rasakan sebelumnya. Untuk menghadapi tantangan ini, dirinya telah mempersiapkan diri secara maksimal.
"Baik secara mental maupun fisik, saya sudah mempersiapkan diri," ungkap Franco dengan penuh keyakinan.
Kekuatan Lini Belakang yang Solid
Dengan bergabungnya Franco Mingo, kini Laskar Mataram memiliki opsi yang sangat beragam di posisi bek tengah. PSIM Yogyakarta kini memiliki lima pemain untuk posisi tersebut, sebuah kedalaman skuad yang sangat diperlukan dalam kompetisi panjang Super League.
Terdapat Asyraq Gufron dan Yusaku Yamadera yang telah menjadi tulang punggung tim sejak musim sebelumnya. Kedua pemain ini telah terbukti berkontribusi besar dalam membantu PSIM Yogyakarta meraih gelar juara Liga 2 dan promosi ke kasta tertinggi.

Prediksi Skor Kanada vs Bosnia dan Herzegovina di Piala Dunia 2026: Alphonso Davies Diragukan Tampil!
Beredar Kabar Komedian Bolot Meninggal Dunia, Begini Faktanya
Prediksi Skor Korea Selatan vs Republik Ceko di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Bisa Pecahkan Rekor
Prediksi Skor Amerika Serikat vs Paraguay di Piala Dunia 2026: Pembuktian Magis Christian Pulisic
Prediksi Skor Timnas Qatar vs Swiss di Piala Dunia 2026: The Maroons Terancam Gagal Start Sempurna
Daftar Pemain Spanyol dan Tanjung Verde di Piala Dunia 2026
Prediksi Duel Seru Korea Selatan vs Ceko, Son Heung-min Jadi Kunci!
Daftar Pemain Amerika Serikat dan Paraguay di Grup D Piala Dunia 2026
5 Transportasi Surabaya-Malang Selain Motor yang Lebih Hemat, Tarif Mulai Rp 12 Ribuan
Daftar Pemain Kanada dan Bosnia Herzegovina di Grup B Piala Dunia 2026
