
Pemain Persebaya Rachmat Irianto. (Instagram Rachmat Irianto)
JawaPos.com-Dalam dunia sepak bola, keputusan seorang pemain untuk pindah klub tidak selalu didasari pertimbangan finansial atau karir semata. Terkadang, ada nilai-nilai emosional dan spiritual yang menjadi penentu utama.
Hal inilah yang dialami Rachmat Irianto yang memutuskan untuk kembali ke pangkuan Persebaya Surabaya menjelang Liga 1 2025/2026.
Persebaya Surabaya tengah melakukan persiapan matang menyambut kompetisi Liga 1 2025/2026. Setelah berhasil memulangkan Koko Ari dari Madura United, kini manajemen klub berhasil memboyong kembali salah satu putra terbaik mereka, Rachmat Irianto.
Kepulangan bek tengah ini menjadi bagian dari strategi besar Green Force untuk kembali bersaing di papan atas. Keputusan Rachmat untuk pulang ke Surabaya bukanlah pilihan yang mudah.
Setelah tiga musim berkiprah bersama Persib Bandung dan merasakan manisnya gelar juara, ia memilih meninggalkan zona nyaman demi memenuhi amanah yang lebih dalam.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadi @rachmatirianto, Rachmat menyampaikan pesan yang menyentuh hati. Dengan kata-kata sederhana namun penuh makna.
"Aku moleh temenan, Yah (aku pulang beneran yah). Sosok yang aku rindukan. Allahummaghfir lahu Warhamhu Wa'afihi Wa'fu 'anhu," tuli Rachmat Irianto.
Kalimat berbahasa Jawa yang diucapkan dengan penuh kerinduan tersebut ditujukan untuk mendiang ayahnya, Bejo Sugiantoro. Doa dalam bahasa Arab yang menyertai unggahan tersebut menunjukkan betapa dalamnya rasa rindu dan penghormatan yang dia miliki terhadap sosok yang telah membesarkannya.
Di balik keputusan kepulangannya, tersimpan cerita emosional yang menjadi motivasi utama Rachmat Irianto. Mendiang ayahnya, Bejo Sugiantoro, pernah menitipkan pesan khusus yang kini menjadi pendorong utama sang anak untuk kembali ke Persebaya.
"Alasan pertama karena ada pesan dari bapak. Beliau ingin sekali melihat saya juara bersama Persebaya. Jadi saya ingin mewujudkan itu, semoga saja bisa tahun ini, bismillah," ungkap Rachmat sebagaimana dikutip dari laman operator liga.
Pesan ayah tersebut bukan sekadar harapan biasa, melainkan amanah yang harus ditunaikan. Keinginan mendiang Bejo untuk melihat putranya meraih gelar juara bersama klub yang telah membesarkan nama Rachmat di kancah sepak bola nasional, kini menjadi misi suci yang harus diperjuangkan.
Kepulangan Rachmat Irianto ke Persebaya bukanlah tanpa bekal. Selama tiga musim membela Persib Bandung, dia telah merasakan atmosfer kompetisi tingkat tinggi dan meraih prestasi gemilang. Maung Bandung berhasil meraih gelar juara Liga 1 dalam dua musim berturut-turut dengan kontribusi signifikan dari pemain asal Surabaya ini.
Berdasarkan data dari Transfermarkt, rekam jejak Rachmat selama di Persib cukup mengesankan. Dalam tiga musim, dia mencatatkan 42 penampilan dengan total waktu bermain 4.420 menit.
Sebagai seorang bek tengah, dia tidak hanya solid dalam pertahanan, tetapi juga berkontribusi dalam serangan dengan mencetak dua gol untuk tim. Pengalaman berharga ini tentu menjadi modal utama yang akan dia bawa kembali ke Persebaya. Mental juara dan etos kerja yang terasah selama di Bandung diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi skuad Green Force.
Kepindahan Rachmat dari Persib tidak luput dari perhatian klub-klub lain. Performa konsisten dan pengalaman juara membuatnya menjadi incaran beberapa tim. Namun, hati kecilnya tetap mengarah ke satu tempat: Surabaya.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
