Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 11 Juni 2025 | 18.03 WIB

Empat Pemain Naturalisasi Resmi Jadi WNI, Tambahan Kekuatan Baru Timnas Indonesia Putri Jelang Kualifikasi Piala Asia

Emily, Felicia, Iris, dan Isa usai pengambilan sumpah WNI di Jakarta. (dok. PSSI) - Image

Emily, Felicia, Iris, dan Isa usai pengambilan sumpah WNI di Jakarta. (dok. PSSI)

JawaPos.com- Langkah besar kembali diambil Timnas Putri Indonesia. Pada Selasa (10/6), empat pemain muda asal Belanda resmi menyandang status Warga Negara Indonesia (WNI) usai menjalani pengambilan sumpah di Kantor Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum (AHU), Jakarta Selatan.

Mereka adalah Emily Julia Frederica Nahon, Felicia Victoria de Zeeuw, Iris Joska de Rouw, dan Isa Guusje Warps.

Keempatnya memiliki garis keturunan Indonesia dari kakek atau nenek mereka yang lahir di tanah air. Kini, mereka siap memberikan warna baru untuk skuad Garuda Pertiwi yang tengah membangun kekuatan demi ambisi tampil di level internasional, termasuk Kualifikasi Piala Asia Wanita 2025 yang akan digelar di Indonesia pada akhir Juni mendatang.

Emily Nahon lahir di Oegstgeest pada 17 Mei 2007 dan berposisi sebagai bek tengah. Ia tampil impresif di klub ADO Den Haag dan telah menembus skuad utama musim 2023/2024. Emily memiliki darah Indonesia dari sang nenek, Julia Andrette Margot Rancuret, yang lahir di Bogor, Jawa Barat.

Rekan setimnya di ADO Den Haag, Felicia de Zeeuw, adalah gelandang serang kelahiran Delft, 19 Januari 2006. Ia telah naik level dari tim U-16, U-19, hingga musim ini dipromosikan ke tim utama. Felicia mewarisi darah Indonesia dari neneknya, Felixia Adelle Kuhuwael, yang berasal dari Jakarta.

Sementara itu, posisi penjaga gawang akan diperkuat Iris Joska de Rouw, kiper muda kelahiran Rotterdam, 21 April 2005. Iris telah meniti karier di Sparta Rotterdam dan kini bermain untuk tim senior. Ia memiliki keturunan Indonesia dari neneknya, Christina Salomonson, yang lahir di Lumajang, Jawa Timur.

Melengkapi komposisi ini adalah Isa Guusje Warps, striker muda yang lahir di Veldhoven pada 3 Juni 2005. Isa saat ini memperkuat NAC Breda setelah sebelumnya bermain di Belgia bersama KRC Genk Ladies. Ia memiliki darah Indonesia dari neneknya yang berasal dari Padang, Sumatera Barat.

Usai mengucap sumpah, para pemain tak bisa menyembunyikan rasa bangga mereka. Felicia menyebut ini sebagai momen yang membanggakan dan merupakan kehormatan besar baginya.

"Terima kasih kepada PSSI, pemerintah Indonesia, dan semua pihak yang membantu saya menjadi WNI. Saya sudah tidak sabar bergabung dengan Timnas dan memberikan yang terbaik," ucap Felicia penuh semangat.

Senada, Iris de Rouw menyatakan rasa syukurnya bisa kembali ke akar leluhurnya.

"Ini lebih dari sekadar sepak bola. Ini tentang mewakili siapa diri saya dan darimana saya berasal. Saya sangat bersemangat dan siap memberikan segalanya untuk Indonesia," tutur Iris.

Empat pemain muda ini tak sekadar dinaturalisasi untuk memperkuat barisan, namun juga sebagai bagian dari proyek jangka panjang membangun kekuatan Timnas Putri. PSSI saat ini tengah memproses perpindahan asosiasi mereka dari KNVB (Belanda) ke PSSI (Indonesia) agar bisa segera tampil resmi.

Jika semua berjalan lancar, mereka berpeluang memperkuat Garuda Pertiwi dalam ajang Kualifikasi Piala Asia Wanita yang akan berlangsung 29 Juni hingga 5 Juli 2025.

Sebelum keempatnya, PSSI juga sudah lebih dulu menaturalisasi dua pemain berdarah Indonesia lainnya, Estella Raquel Loupattij dan Noa Johanna Christina Cornelia Leatomu, yang juga berasal dari Belanda. Perlahan tapi pasti, fondasi Timnas Putri Indonesia semakin kokoh dengan kombinasi pemain lokal dan diaspora.

Editor: Hendra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore